Tampilkan postingan dengan label energi supranatural. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label energi supranatural. Tampilkan semua postingan

Kunci Mengisi Benda Menjadi Bertuah

Mengisi Benda Menjadi Bertuah tentunya suatu keilmuan yang harus didasari atau memiliki potensi energi spiritual yang memadai dan menguasai keilmuan gaib yang menunjang. Mengisi Benda Jadi Bertuah tidak sembarangan orang mampu tanpa perbekalan kaweruh dan bimbingan seorang guru yang mumpuni. Banyak program yang ditawarkan oleh paranormal atau guru spiritual yang membuka gemblengan di padepokan/ pesantren/ tempat prakteknya/ dsb, mereka memberi sub menu Mengisi Benda Jadi Bertuah untuk program guru atau program keilmuan yang ditawarkan yang di ikuti secara privat. Yang menjadi pertanyaan setelah mengikuti program tersebut bisakah anda mengisi benda menjadi bertuah atau memiliki khasiat bahkan di huni oleh kekuatan khodam? Pertanyaan ini silahkan anda jawab dalam hati anda sendiri.  (bla...blaa...blaaa...)
Mengisi Benda Menjadi Bertuah banyak metode dan tatacara secara ilmu hikmah dengan membaca wirid tertentu yang dilakukan beberapa waktu lamanya dan biasanya selama proses mengisi benda tersebut pelaku menjalankan puasa. Setelah benda yang diisi dengan energi spiritual melalui doa dan wirid tersebut dianggap sudah memadai perlu di cek kekuatannya dengan tenaga dalam. Hal ini banyak diajarkan oleh pak kyai/ustad/dsb. 

Mengisi Benda Menjadi Bertuah versi Ilmu Hikmah:
Siapkan benda yang hendak di isi baik rajah/wafaq/batu akik/keris/dsb.
Berwudhu-lah terlebih dahulu dan jalankan sholat hajat 2 rakat sebelum mulai mengisi benda menjadi bertuah.
Benda yang hendak anda isi taruh di atas piring porselin yang putih polos tidak bergambar.
Sebelum menaruh piring lebih baiknya di olesi parfum atau minyak wangi, mengenai minyak yang disarankan yaitu minyak yang beraroma bunga atau yang berkadar alam, seperti minyak melati,minyak kantil,minyak cendana atau sejenisnya.
Lakukanlah wirid dibawah disertai niat/sugesti yang kuat anda, terkait tujuan mengisi benda tersebut untuk keperluan apa selama wirid. Keperluan ini terserah tetapi harus fokus satu inti utamanya, jika pengasihan ya fokus untuk pengasihan terus selama wirid, jika kanuragan ya kanuragan, begitu setrusnya silahkan sesuaikan kehendak tujuan anda dan jangan roncah terpecah belah ini itu.
Doa Mengisi Benda Menjadi Bertuah versi Ilmu Hikmah/Karomah/Islami ;
Bismillahir rohmanir rohim, kun fayakun, malikinnas ya malikul quddus, kun fayakun, alfi alfi alfi lahaula wala quwata ila billah. 
Asholatu wassalamu alaika yaa sayyidi yaa rasulullahi khudz biyadi qollat hilati adrikni, Allahummaqdli hajati...(tujuan).
Lakukan riyadhoh rialat minimalnya 3 hari untuk meritual benda yang hendak di isi energi spiritual agar khasiatnya lebih tertanam.
 

Mengisi Benda Menjadi Bertuah versi Ilmu Kejawen:
Untuk versi ini dikhususkan bagi yang sudah senior dan mempunyai pengalaman yang memadai. Benda yang hendak di isi ditaruh diatas bunga telon atau setaman, dan diasapi dengan dupa gaharu atau dupa cendana sambil membaca mantra gugahan (pembangkit/pembuka alam gaib), mantra sambat sebut terkait prewangan (ilmu khodam) dan mantra kancingan (ilmu kuncian gaib). Cara kejawen ini tidak semua paranormal/praktisi supranatural mengetahui. Adapun mantra versi kejawen tidak kami lampirkan sebab menghindari hal yang tidak diinginkan.

Demikian uraian singkat terkait bagaimana mengisi benda menjadi bertuah atau mengisi khodam pada benda pusaka, keris, batu akik, mustika, azimat, dsb. Terima kasih kepada Mas langlang buana dari semarang yang telah menyumbangkan artikel ini untuk menjawab permintaan teman-teman di FB. Salam sukses dan semoga bermanfaat. Dan terima kasih pada teman-teman semua yang mendukung agar blog ini aktif dan eksis kembali. 

Kunci Rahasia Meditasi


Konsep mengenai Ruh.
Manusia terdiri dari dua unsur, yaitu Ruh atau Jiwa dan Raga atau Badan tempat ruh itu berdiam. Tentunya ini disamping akal pikiran yang telah diberikan Allah kepada manusia.Ruh tidak mengenal kondisi fi sik seperti sakit, berdarah karena perlukaan dsb, sedangkan raga tidak mengenal kondisi ruh yang bersifaat kejiwaan. Tetapi kedua unsur ini saling berkaitan satu sama lainnya, yang menandakan kemanunggalan antara ruh dan raga dari simanusia itu sendiri. Seperti contohnya orang yang sakit-sakitan secara fi sik, maka jiwanya cenderung lebih perasa dsb.
Dalam kondisi normal, ruh dan jiwa mendapatkan bagian yang seimbang.Sehingga upaya untuk meningkatkan kondisi tertentu seperti unsur ruh yang dominan dalam diri manusia, akan memberikan dampak yang supra rasional,seperti menghilangnya sifat material dari raga kita. Sebagai contoh, orang yang telah berhasil meningkatkan unsur ruh yang ada dalam dirinya mendekati titik dominan, maka orang tersebut akan mendapatkan kekebalan dalam artian sifat-sifat raga seperti berdarah, sakit dsb. bisa diminimalisir sedemikian rupa, sehingga unsur raganya sesungguhnya telah tergantikan oleh unsur ruh yang ada pada manusia tersebut.
Ternyata, dengan pengolahan ruh yang sedemikian rupa dalam diri manusia tersebut, disamping meminimalisir gejala raga, juga meningkatkan kadar kepekaan bathin kita. Karena bathin, yang bersemayan dalam ruh manusia, dapat dengan leluasa memanfaatkan indera-indera yang ada dalam raga untuk dapat merasakan atau menangkap gejala-gejala alam secara lebih baik dan sempurna.
Untuk konkritnya mengenai hal ini mari kita lakukan latihan peningkatan unsur ruhani dalam diri manusia dengan metode-metode berikut:

Metode I, penguasaan Ruh dalam diri manusia.
Latihan I : Mencapai ekstase dengan teknik pernafasan dan dzikir.

Ekstase adalah suatu kondisi dimana, kesadaran manusia mulai lepas secara spiritual, dan mulai memasuki kondisi nonmaterialistik.

Cara melatih:
1.Aturlah tubuh pada posisi yang paling rileks dan memungkinkan kita untuk berlama-lama pada posisi tersebut tanpa mengakibatkan efek-efek yang dapat mengganggu jalannya latihan, seperti kesemutan, kram dsb.
2.Mulailah dengan membaca doa-doa perlindungan, untuk muslim dapat membaca Ayat Kursyi, atau membaca doa lainnya menurut yang dipercayai.
3.Mulailah berdzikir Allah... Allah... dengan cara sebagai berikut: Allah yang pertama tarik nafas, Allah yang kedua buang nafas sambil dihentak.
4.Untuk meningkatkan konsentrasi, maka mata dapat ditutup, sambil berdzikir secara lantang.
5.Lakukan selama 5 sampai 10 menit. Ini untuk memasuki tahap ekstase.

Penjelasan:
Teknik pernafasan dengan dzikir ini untuk memaksa raga agar cepat merespon kekondisi ekstase, agar latihan selanjutnya, yaitu memaksimalkan unsur ruh dalam diri kita dapat terlaksana dengan mudah.

Latihan II : memaksimalkan unsur Ruh dalam diri.
Mulai “merasakan” unsur ruh.

Latihan berikut dilakukan segera setelah metode I tadi selesai kita laksanakan.

1.Atur pernafasan agar kembali normal, dan tubuh kembali rileks.
2.Atur tangan kita ditengadahkan keatas seperti hendak berdoa dalam cara Is lam.
3.Tutup mata, sambil merasakan getaran yang sangat halus pada ujungujung jari tangan kita, dimana semakin dirasakan, getaran-getaran tersebut makin menguat seperti aliran setrum yang sangat kecil tetapi dapat kita rasakan. Getaran ini seperti denyut-denyut halus pada pembuluh darah ujung jari kita.
4.Mulailah menarik getaran tersebut kepangkal lengan, pundak, leher, kepala, kemudian jalarkan keseluruh tubuh.
5.Gejala awal yang umumnya terjadi adalah tubuh terasa kebas, baal, atau yang sejenisnya, dimana menandakan sifat raga yang materialistik tersebut mulai tergantikan.
6.Yakinkan dengan mencubit atau menusukkan dengan jarum, atau bahkan melakukan irisan dengan silet pada tubuh kita dimulai dari rambut dan kebagian tubuh lainnya. Bila kita masih merasakan sakit, atau terjadi perlukaan yang mengakibatkan terjadi pendarahan, maka latihan kita belum sempurna, maka ulangilah dari latihan I diatas.
7.Proses diatas bisa saja dihilangkan, bila keyakinan kita dengan menjalarkan getaran tersebut keseluruh tubuh kita anggap telah cukup.

Penjelasan:
Pada latihan ini, sesungguhnya kita sedang mengerjakan proses pemaksimalan unsur ruh yang ada dalam diri manusia. Getaran yang kita rasakan tersebut adalah gejala dimana unsur-unsur materialistik sedang berangsur berkurang, sehingga pada akhirnya unsur ruh menguasai seluruh diri kita.

Tujuan:
Tujuan latihan ini adalah membangkitkan unsur dominan ruh pada diri manusia sehingga tercapai kondisi nonmaterialistik, dimana sifat-sifat raga pada diri mulai tergantikan oleh nilai-nilai ruh. Dengan dapat merasakan unsur ruh, maka kepekaan kita akan meningkat pada titik maksimal, yang nantinya
akan kita pergunakan untuk latihan disesi berikutnya.

Konsep mengenai Aura

Banyak pemahaman mengenai aura ini, tetapi mari kita sederhanakan saja agar sesuai dengan maksud pelatihan kita. Aura bisa diartikan sebagai perbawa, yaitu sifat-sifat manusia yang memang merupakan bawaan sejak kita dilahirkan. Aura seseorang bisa saja dirasakan oleh orang lain tanpa disadari oleh orang tersebut. Sebagai contoh, orang yang sedang marah, maka hawa amarahnya dapat dirasakan oleh orang lain, walaupun orang yang sedang marah tersebut tidak menampakkan ekspresi marah, tetapi hawanya telah membuat orang disekitarnya merasa takut atau enggan. Begitupun orang yang memiliki aura menyejukkan, maka orang-orang yang ada disekitar orang yang
memiliki karakter aura tersebut akan merasa sejuk dan tenang, walaupun orang tersebut tidak berkata-kata atau mengeluarkan senyum sekalipun.

Aura pada kondisi normal, dimana orang tersebut sedang rileks dan tidak dalam suatu kondisi apapun akan dapat menampilkan sifat asli dari orang tersebut, yang memang sesungguhnya bawaan dari sejak lahir. Dengan kombinasi pemaksimalan ruh yang baik, maka kondisi bawaan aura
seseorang dapat dirubah sedemikian rupa hingga memancarkan sifat-sifatAl lah yang baik-baik, yang dapat dirasakan oleh orang lain disekitarnya.

Aura, tidak hanya dimiliki oleh manusia, tetapi semua ciptaan Allah memiliki aura. Entah itu benda mati, binatang atau apapun memiliki aura yang berbeda dan bersifat unik satu dengan yang lainnya. Karena keunikannya itulah kita dapat “menggambar” getaran aura yang dimiliki oleh manusia, benda atau makhluk lain bahkan suatu kejadian disuatu lokasi, dengan latihan yang benar tentunya.

Metode I, “merasakan” Aura.
Latihan I : Membaca aura orang lain.
Membaca aura orang lain dapat kita lakukan bilamana kita telah menguasai latihan pada sesi I secara sempurna. Konsepnya adalah dengan dapat merasakan diri sendiri, tentunya merasakan sesuatu diluar diri sendiri menjadi mudah. Merasakan getaran aura orang lain misalnya, dapat saja kita laksanakan bilamana pengaruh kepekaan diri kita telah berhasil kita tingkatkan. Sehingga sekecil apapun getaran yang terasa diluar diri kita dapat terdeteksi secara mudah.

Latihan berikut ini dapat kita pakai untuk dapat membaca sifat-sifat dominan dari orang lain yang memang merupakan sifat bawaan. Untuk memudahkan latihan kita, maka kita dapat menyamakan konsep kita mengenai sifat-sifat yang umumnya dimiliki oleh orang lain, yaitu :

1.Bijaksana - Mutmainah, kita lambangkan dengan warna Kuning, posisinya ada di Jari Jempol tangan dan daerah sekitar Paru-paru. Posisi ini maksudnya adalah ketika kita merasakan aura seseorang, maka getaran aura yang terbesar adalah dari daerah tersebut.
2.Pintar - Mulhimah - Hijau - Jantung atau diatas Perut.
3.Kaya - Aluamah - Hitam - Perut atau Jari Telunjuk Tangan.
4.Berkedudukan - Sufi yah - Putih - Ginjal atau Jari Manis Tangan.
5.Semangat/Ambisius - Amarah - Merah - Hati, telinga atau Jari Kelingking tangan.

Maksud dari menyamakan konsep kita mengenai warna dan aura ini sematamata agar terjadi persamaan pandangan mengenai arti masing-masing warna pada arti aura yang akan menjadi latihan kita nantinya, juga konsep warna itu kita pakai untuk latihan kita pada sesi-sesi selanjutnya.

Cara berlatih :

1.Kerjakan latihan pada Sesi I secara keseluruhan.
2.Kalau tadinya unsur ruh dominan pada seluruh tubuh, kali ini pusatkan getaran ruh kita tersebut hanya pada telapak tangan bagian dalam saja. Ciricirinya adalah telapak tangan kita terasa kebas, baal dsb. yang menandakan konsentrasi ruh kita terpusat pada telapak tangan tersebut, dan juga berarti menunjukkan lokasi kepekaan kita yang paling tinggi.
3.Arahkan telapak tangan kita keseluruh tubuh orang yang akan kita deteksi. Rasakan perbedaan rasa yang ada ditelapak tangan tersebut pada lokasilokasi yang disebutkan diatas.

Tujuan :
Dengan mengkonsentrasikan titik kepekaan ketempat yang terbatas, maka pusat kepekaan dapat kita tingkatkan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Latihan 2 : Merasakan aura makhluk gaib yang
ada dipusaka.
Pancaran aura makhluk gaib berbeda dengan aura yang ada dialam kita. Makhluk gaib hampir tidak dapat dirasakan dengan menggunakan kepekaan biasa, tetapi kita mulai mengerahkan seluruh kemampuan indera kita untuk dapat menangkap getaran makhluk gaib tersebut. Yang umumnya terjadi dan dapat kita lakukan untuk latihan kita adalah merasakan debaran jantung yang mengiringi rasa yang diterima oleh sensor kita, seperti telapak tangan contohnya. Debaran ini bahkan biasanya diikuti dengan terbangunnya bulu-bulu disekitar daerah sensor kita. Umpama bila kita menggunakan telapak tangan untuk mendeteksi keberadaannya, maka bulu-bulu disekitar tangan akan bangun/merinding, diikuti dengan debaran jantung yang meningkat secara tiba-tiba.

Cara latihan :

1.Lakukan latihan seperti pada sesi I & II.
2.Arahkan sensor kita, dalam hal ini telapak tangan, pada pusaka yang hendak kita deteksi.
3.Tutup mata, untuk meningkatkan kepekaan rasa kita, dan rasakan bagaimana getaran dan detak jantung yang tiba-tiba meningkat diikuti merinding/ bangunnya bulu-bulu disekitar tangan kita.
4.Bila kita merasakan sensasi atau fenomena tertentu segera buka mata kita.Untuk muslim segera membaca Istighfar, untuk non muslim bisa segera menahan nafas untuk beberapa saat.

Tujuan :
Pada latihan ini, kita belajar mendeteksi aura dari makhluk gaib dimana manfaat pusaka tersebut dapat kita ketahui berdasar arti/warna yang terdeteksi.

Meningkatkan kualitas kepekaan dengan dzikir atau cara lain.

Kualitas kepekaan dapat terus kita tingkatkan dengan berlatih secara rutin dan terus menerus, maupun dengan menggunakan cara-cara khusus. Cara-cara khusus yang dimaksud adalah suatu metode untuk meningkatkan kualitas kepekaan maupun kadar kemampuan bathin dalam mengolah getaran yang diterima.

Meningkatkan kualitas kepekaan, berarti akan memudahkan kita untuk mengikuti kelas pelatihan berikutnya, sehingga sesi ini dianggap penting untuk dapat dilaksanakan oleh seluruh peserta pelatihan.


Metode I : Meningkatkan kepekaan dengan
berdzikir.
Dzikir dipercaya dapat meningkatkan kualitas keimanan kita, orang yang suka berdzikir secara istiqomah, terus menerus dan rutin dikerjakan, dipercaya akan memperoleh hikmah dari Tuhan Yang Maha Esa berupa pengetahuan yang tersembunyi. Berdzikir tentunya harus dimulai dengan niat. Niat disini menentukan hikmah yang ingin kita dapatkan. Dzikir yang biasanya dibaca untuk meningkatkan kepekaan adalah membaca dzikir Hawqollah yaitu: La Hawla Walaa Quwwaata Illa Billaahil Aliyyul
Adzhiim.

Mengenai jumlahnya tidak ditentukan, selama mengikuti pelatihan ini, sekiranya dapat, maka bacalah dzikir ini diwaktu senggang, setelah sholat, atau memang meluangkan waktu khusus untuk membacanya, seperti setelah selesai sholat tengah malam, misalnya. Bacalah sebanyak yang kita mampu, jangan meneruskan bacaan bilamana hati kita sudah mulai berkurang keikhlasannya, dan selalu memulai dzikiran ini dengan niat. Niat yang dibaca disarankan sebagai berikut :

Ya Allah, dzikirku ini untuk meningkatkan iman dan taqwaku kepada Mu,
juga berikanlah aku hikmah berupa pengetahuan yang gaib.

Metode II : Mengerjakan latihan ditempat
terbuka.
Bagi yang biasa mengerjakan latihan-latihan pada sesi sebelumnya, tentunya kita mengerjakan ditempat tertutup atau dalam bangunan. Entah itu dikamar kita, dimasjid atau musholla, atau tempat lain yang memang tertutup, maka membiasakan mengerjakan latihan ditempat terbuka seperti dihalaman rumah, pegunungan, pantai, ditengah lautan atau tempat-tempat lain yang intinya ditempat atau alam terbuka. Kegiatan tirakatan yang biasa dikerjakan ditempat kami merupakan cara yang efektif untuk melatih peningkatan kualitas kepekaan kita. Karena kegiatan tirakatan tersebut biasanya diadakan ditempat/alam terbuka, dan dalam kondisi yang cukup ekstreem seperti dingin yang sangat atau panas yang cukup.

Tujuan :
Kegiatan latihan yang kita kerjakan diluar ruangan, khususnya di alam terbuka akan merangsang radar kepekaan kita ketingkat yang lebih tinggi. Alam terbuka mengandung jutaan getaran yang berbeda, dimana bathin kita secara otomatis akan terlatih untuk memisahkan getaran-getaran yang kita tangkap tersebut kebentuk pengetahuan yang berguna untuk kita.

Penutup
Melatih kepekaan rasa, merupakan dasar untuk meningkat ke pelatihanpelatihan kita selanjutnya. Dengan kepekaan rasa yang cukup, kita dapat mengetahui, menganalisa, dan memanfaatkan informasi yang kita dapat dari penginderaan/pendeteksian berdasar kepada kepekaan bathin yang kita miliki. Setelah pelatihan ini, para peserta pelatihan diharapkan dapat melakukan pendeteksian atas keberadaan benda-benda, keberadaan makhluk gaib, aura/ perbawa yang dominan pada seseorang, maupun mengetahui manfaat pusaka. Bahkan hal-hal lain yang tanpa kita sadari telah kita peroleh, yang semata-mata karena rahmat yang kita terima dari Tuhan Yang Maha Esa. Tetapi perlu disadari, bahwa kemampuan yang kita miliki ini haruslah kita pergunakan untuk hal-hal yang baik, serta tidak bertentangan dengan kaidah agama, serta harus jauh dari kemungkinan untuk bersifat fi tnah, syirik apalagi murtad kepada agama yang kita anut. Semua ini harus disadari sebagai upaya kita untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pelatihan kepekaan rasa ini masih jauh dari selesai. Karena setelah rasa maka kita dapat meningkat kepelatihan kepekaan gerak, asa/hati, menyalurkan kehendak dst. sehingga apa yang kita harapkan dari pelatihan kepekaan ini dapat kita peroleh secara maksimal.

Sering-seringlah berdiskusi dengan pelatih, untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Juga, banyaklah berlatih secara konsisten dan terus menerus. Memperbanyak dzikir, secara signifi kan akan memberikan dampak yang luar biasa kepada kepekaan kita, disamping tentunya meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Serat Ilmu Kanuragan

Salah satunya Serat Kanuragan tingkat tinggi yang mengandung daya keselamatan mutlak lahir-batin dan memiliki berbagai khasiat untuk berbagai kebutuhan yaitu:Ilmu Aji Lebur Wojo atau Susuk Mustika Baja.
Ilmu Aji Lebur Wojo sesuai namanya lebur baja merupakan salah satu ilmu kejadugan yang mempunyai khasiat sebagai perisai diri ghoib dari segala ancaman yang bersifat merusak (destructif) seperti ancaman senjata tajam, senjata tumpul, dan senjata api yang membahayakan keselamatan pemilik Aji Lebur Wojo. Dulu saya mendapatkan ilmu ini saat masih remaja, ketika masih suka dengan hal-hal yang bersifat kanuragan. Saya merasakan khasiat ilmu ini dengan jalan ritual pribadi, jadi bukan melalui pengisian energi (khodam) dari Guru. Karena tujuan saya sejak awal belajar ilmu-ilmu supranatural bukan sekedar ingin sakti tapi juga untuk pengembangan dan penelitian ilmu.
Sampai sekarang ilmu ini belum pernah saya digunakan dalam kehidupan nyata. Mungkin karena saya orang biasa, bukan preman, security ataupun polisi, jadinya tidak pernah mendapat situasi yang mengancam jiwa seperti peperangan, penodongan dan sejenisnya. Alhamdulillah.
Seorang paranormal pernah berkata, khasiat suatu ilmu kebal tidak mesti harus dirapal, dalam tingkatan tertentu khasiat ilmu kebal juga bisa menepis niat orang yang akan berbuat jahat. Jadi intinya, kita bisa tetap selamat walau tanpa perlu berkelahi. “Mungkin itulah yang terjadi kepada diri anda yang selalu selamat, dijauhkan dari para penjahat dengan segala senjata-senjata mereka yang seolah bungkam” katanya.
Meski begitu, saya tetap melakukan pengetesan untuk membuktikan khasiat ilmu ini. Khususnya untuk kekebalan badan. Saya masih ingat kali pertama melakukan pengetesan, memang bisa kebal bacok tapi tidak kebal tusuk apalagi kebal iris. Lengan kiri saya bocor (berdarah) dan harus diperban, karena saya jadikan bahan uji coba. Hehehe.. Dan kemudian saya ritual lagi, sampai berulang-ulang hingga terbukti sesuai yang saya inginkan. Tentu saja semua berkat ridho dari Allah SWT. Hal ini tidak perlu dicontoh bila anda tidak mempunyai keberanian. Cukup menjadi bahan penambah pengetahuan dan wawasan saja.
TATA CARA MENGAMALKAN AJI LEBUR WOJO
  1. Dengan melakukan Puasa Mutih selama 3 hari.
  2. Sebelum melakukan Ritual Puasa Mutih, harus mandi jinabat terlebih dulu. Dengan niat seperti berikut ini : “Hamba berniat mandi jinabat suci untuk membersihkan diri dari semua kotoran johir dan bathin atas karena Allah Ta’ala”.
  3. Selama Puasa Mutih setiap Pagi dan Sore hari mantra Aji Lebur Wojo dibaca sebanyak 21 kali. Dan pada tengah malam dibaca sebanyak 113 kali.
  4. Apabila ilmu ini akan digunakan atau ketika menghadapi mara bahaya, mantra-aji dibaca 3 kali.
  5. Mantra Aji Lebur Wojo :
“Bismillahirrohmanirrohim.”
“Kun kuno nabi wuri,sir rasaning wesi,rasa nyataning waja,cipta wujude karsa,sukma jati wasesa ,wesi waja podho leburno,mas inten wesi waja lebur ajur ler lemes,lebur larut,larut lebur ono ing raga.”
Demikianlah sekilas tentang Ilmu Aji Lebur Wojo. Salah satu ilmu supranatural yang berfungsi untuk kajadugan dan kekebalan badan. Tentu saja khasiat yang terkandung dalam Ilmu Aji Lebur Wojo ini semata-mata bila ada ijin dari Allah swt (Biidznillah) dan khasiatnya akan langgeng dan berdayaguna selama digunakan di jalan kebaikan (untuk jaga diri).Wallaahu a'lamu bis showaab.
Bagi Anda yang tidak mau repot dan menginginkan pengisian Ilmu Aji Lebur Wojo secara instan yang memiliki khasiat multi fungsi untuk berbagai kebutuhan,silahkan pesan Susuk Loloh Mustika Baja. Keterangan lengkap klik aja: PUSAKA AJIMAT MANTRA

Kunci Membuka Wadag Ilmu Ghaib

Di dunia ini, ada orang-orang diberi kelebihan oleh Tuhan hingga punya kemampaun supranatural meskipun dia tidak pernah belajar. Ada pula orang yang diberi kemudahan untuk mempelajari berbagai ilmu sehingga ia bisa punya banyak kemampuan dalam waktu singkat. Ada juga orang yang kesulitan dalam mempelajari ilmu, padahal dia sudah tekun berusaha. Jika Anda termasuk golongan yang terakhir, maka jangan pesimis dulu. Masih banyak jalan untuk membuka pintu keilmuan Anda.

Banyak orang belajar ilmu gaib selama bertahun-tahun, tetapi tidak ada hasil yang memuaskan. Kegagalan itu bisa saja terjadi karena ilmu yang dipelajari sudah tidak asli tata-caranya atau mempelajari ilmu palsu. Banyaknya Ilmu palsu dan ilmu yang tidak asli tradisinya biasanya adalah ulah oknum paranormal yang tidak bertanggung jawab
Jangan mudah percaya kepada orang yang katanya bisa membuka aura, cakra atau hijab gaib sehingga orang bisa dengan cepat menguasai ilmu gaib dan bisa masuk alam gaib. Sesungguhnya hati Anda hanya bisa terbuka oleh usaha Anda sendiri. Orang lain hanya bisa membantu mengarahkan dan memberi tahu caranya.

Sebab kegagalan lainnya adalah ketidaktahuan akan hakekat ilmu yang dipelajarinya. Orang yang belajar ilmu gaib seharusnya tahu "dari mana sumber kekuatan ilmu gaib dan bagaimana proses atau cara kerja ilmu gaib", atau mungkin dia berguru pada pada paranormal palsu yang ilmunya pastinya palsu.

Oleh karena itu saya menyusun "Pembuka Ilmu Gaib" yang mengupas dua hal pokok yang seharusnya menjadi pengetahuan awal bagi Anda yang ingin belajar ilmu gaib. Pengetahuan ini akan sangat membantu dalam membuka pintu kekuatan gaib di tubuh.

Sumber Kemampuan Supranatural

Aliran hikmah dan kejawen sepakat bahwa sumber kekuatan ilmu gaib adalah khodam. Namun kedua aliran tersebut berbeda pendapat mengenai pengertian khodam. Aliran kejawen beranggapan bahwa khodam atau prewangan adalah jenis makhluk tertentu yang memang diciptakan Tuhan untuk membantu manusia. Menurut faham kejawen, khodam bukanlah jin dan bukanlah malaikat, melainkan makhluk gaib khusus yang berfungsi menimbulkan kekuatan supranatural pada manusia sakti atau benda bertuah.

Sedangkan aliran hikmah yakin bahwa "khodam" sebetulnya hanyalah julukan bagi Jin atau Malaikat yang membantu manusia. Pendapat ini setidaknya bedasarkan dua alasan sebagai berikut: Pertama, Khodam dalam bahasa Arab berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu mengikuti. Dalam bahasa arab pembantu rumah tangga, sopir, tukang kebun dan body guard juga bisa disebut sebagai khodam.

Kedua, Bukankah dalam Al-Quran sudah diterangkan bahwa Allah hanya menciptakan hambanya dalam tiga bentuk saja, yaitu: Malaikat, Manusia dan Jin. Kalaupun ada yang istilah "khodam", maka tidak lain hanyalah nama alias untuk ketiga jenis makhluk tersebut. Seperti halnya "setan", sebetulnya bukanlah jenis mahluk, melainkan hanya julukan bagi jin dan manusia yang suka berbuat kejahatan. Saya pribadi lebih meyakini pendapat aliran hikmah karena mempunyai alasan yang kuat.

Keajaiban yang ditimbulkan oleh ilmu gaib berbeda dengan mukzijat. Perbedaannya terletak pada prosesnya dan siapa yang menerimanya. Mukzijat hanya diterima oleh nabi/rasul dan prosesnya tanpa perantara, tidak ada perantara malaikat/jin yang menyebabkan nabi Musa bisa membelah lautan dan tongkatnya menjadi ular. Kejadian mukjizat langsung dari perintah Allah "kun fa yakun!". Mukjizat tidak bisa dipelajari atau diusahakan oleh manusia, termasuk nabi, nabi hanya menerima dan tidak berkuasa menolak kekuasaan Allah.

Sedangkan keajaiban yang ditimbulkan ilmu gaib sebenarnya adalah fungsi khodam yang sudah menyatu dengan pemilik ilmu gaib. Misalnya orang yang kulitnya kebal senjata tajam, sebetulnya kulitnya diselimuti enegi gaib oleh khodam sehingga senjata yang hendak menyentuh kulit terhalang dan tidak bisa menembus. Proses ini serupa dengan atmosfer bumi yang ketika ada meteor jauh maka akan mengalami gesekan hingga meteor terbakar dan habis, dengan begitu mahluk bumi menjadi aman dari meteor yang berjatuhan.

Ilmu Gaib bisa dipelajari atau diusahakan. Usaha untuk memperoleh ilmu gaib bisa dengan puasa, wirid mantra, meditasi, pengisian (bila ada guru) dan lain-lain. Khodam yang akan menjadi ruh ilmu gaib pun berbeda-beda tergantung jenis ilmu dan siapa yang mengamalkan ilmu tersebut. Untuk amalan yang murni bersumber dari Al-Quran, IsyaAllah, khodamnya adalah malaikat. Ilmu Kejawen, kebanyakan berkhodam Jin muslim atau jin non-muslim tergantung siapa yang mengamalkannya dan niat memiliki ilmu tersebut.

Sifat Khodam Ilmu Gaib

Saya yakin, sebagian dari Anda menjadi takut mempelajari ilmu gaib setelah tahu bahwa kekuatannya sebetulnya berasal dari makhluk gaib (khodam). Ketahuilah bahwa jin yang menjadi khodam suatu ilmu berbeda sifatnya dengan jin pengganggu. Khodam adalah jin yang bersifat pasif. Dia tidak bisa mempengaruhi pikiran Anda dan tidak bisa menampakan diri.

Meskipun khodam selalu mengikuti Anda, dia tidak akan berkomentar apapun tentang tindakan Anda. Khodam juga tidak bisa berkomunikasi dengan Anda, kecuali Anda menguasai ilmu untuk berkomunikasi dengan khodam. Jadi intinya, meskipun ratusan khodam mengikuti Anda, Anda tetaplah diri Anda yang merdeka, boleh melakukan apa saja sesuka hati. Anda tidak perlu takut dengan khodam karena khodam sepenuhnya hanya akan membantu Anda tanpa minta imblan dan tidak mengganggu.

Mengapa harus puasa dan baca mantra?

Hakekat puasa dalam ilmu gaib adalah untuk mempermudah penyatuan khodam dengan pemilik ilmu. Bukan berarti tanpa puasa ilmu tidak bisa dikuasai. Jika ada guru sakti yang bersedia mengisi Anda, maka Anda langsung bisa memiliki ilmu tanpa melelui proses puasa/ritual. Kekuatan hasil pengisian tergantung seberapa besar kesaktian guru yang mengisi Anda. Sedangkan jika Anda puasa/ritual sendiri, maka kekuatan yang dihasilkan tergantung penghayatan dan kesungguhan Anda dalam menjalani puasa/ritual.

Mantra adalah sarana untuk memanggil khodam. Saat Anda membaca mantra, beberapa khodam yang sifatnya sama dengan mantra yang Anda baca langsung datang mengitari Anda. Khodam-khodam itu tidak bisa lagsung bersatu dengan tubuh Anda karena berlainan materi penyusun tubuh. Jin terbuat dari api (panas) dan Anda terbuat dari tanah (netral), maka agar mempermudah penyatuan khodam dengan diri Anda anda harus mengosongkan perut hingga tubuh Anda lemah dan terasa panas.

Lemahnya tubuh Anda saat berpuasa juga mempermudah penyatuan khodam. Logikanya, tubuh lemah adalah karena kekurangan energi, maka ada kesempatan bagi khodam untuk mengisi kekurangan energi di tubuh Anda.

Ilmu yang sudah ada pada diri Anda bisa bertambah kuat dan juga bisa melemah tergantung kerajinan Anda dalam merawat ilmu tersebut. Merawat ilmu sama artinya dengan menjaga hubungan antara khodam dan Anda. Semakin kuat ikatan antara Anda dan khodam, kekuatan ilmu Anda semakin kuat. Cara merawat suatu ilmu adalah dengan membaca mantranya rutin pada waktu yang ditentukan. Semakin khusyuk dan banyak wirid mantra maka semakin besar pula kekuatan ilmu Anda.

Cara Membuka Pintu Ilmu Gaib

Jika Anda termasuk orang yang sering gagal dalam mempelajari ilmu gaib atau tidak menemukan guru sakti yang bersedia mengisikan ilmu ke tubuh Anda. Maka lakukanlah cara berikut ini. Semoga dengan cara yang saya berikan, Anda akan mudah menguasai ilmu gaib meskipun Anda hanya belajar dari buku. Jika anda tidak mengerti bahasa arab, maka gunakan cara yang kedua. Amalan membuka ilmu gaib, disebut juga amalan untuk untuk ketajaman mata hati.

Cara I, cocok bagi yang senang dengan aliran Hikmah

Selama 4o hari, setiap selesai salat, terutama magrib dan subuh atau ketika Anda selesai salat malam (tahajud), lakukanlah wirid berikut ini.

Membaca Surat Al-Fatihah x 7 ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW.

Membaca Surat Al-Fatihah x 7 ditujukan kepada Wali Ghauts hadzaz-zamani.

Membaca Ya Sayyidi Ya Rasulullah selama 30 menit dengan khusyuk.

Jika Anda punya waktu, maka Membaca kalimah toyyibah “la ilaha illallah” 3000 kali atau semampunya.

Dengan amalan ini, hati akan terang, pintu ilmu gaib akan terbuka, sehingga Anda akan mudah dalam menguasai bermacam-macam ilmu gaib.

Cara II, cocok bagi yang senang dengan aliran Kejawen

Agar hati selalu memancarkan nur atau cahaya yang mengantarkan manusia pada posisi yang baik dan selalu beruntung, dapat diupayakan dengan segala aktivitas yang bertujuan untuk membersihkan hati. Diantara cara itu adalah laku prihatin, semisal puasa dan melakukan ajaran para leluhur untuk menggugah (membangunkan) hati melalui mantra sebagai berikut

Bismillahir rahmaanir rahiim
Ati–ati siro tangi
Amoco layang puspo kati
Sanyang surya sanyang sasi
Byar padhang badan jasmani
Padang saking kersaning Allah
La ilaha illallah Muhammadur rasulullah.

Mantra ini dibaca pagi hari di depan rumah sembari menanti terbitnya matahari dan sore hari sambil menanti datangnya waktu mahrib. Dan orang-orang tua zaman dulu yang mengamalkan Doa Padhang Ati ini mengawalinya dengan puasa mutih selama 7 hari. Mutih adalah tidak makan makanan yang berasal dari mahluk bernyawa/binatang

Kunci Ilmu Tenaga Dalam



Tenaga dalam merupakan salah satu bentuk ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa), adakalanya kemampuan ini berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana yang dianugrahkan kepada wali-wali-Nya. Dan ada kalanya berasal dari syaiton yang kemudian sering dianggap sebagai anugrah ilahi, sebagaimana yang diperlihatkan oleh wali-wali syaiton tersebut.
Menurut para ulama, diantaranya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahulloh, antara kedua ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) dapat dibedakan dengan dua tinjauan.
Yang Pertama adalah melalui keadaan orang yang mendapatkannya. Apabila orang yang mendapatkannya adalah orang yang bertakwa, dari kalangan ahli tauhid, memiliki Ilmu dalam Syariat Islam yang shohih, ikhlas dalam beribadah, tidak mengamalkan amalan-amalan bid’ah yaitu amalan ibadah yang tidak mencontoh tuntunan Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bukan termasuk pelaku maksiat, maka apabila ia mendapatkan ‘khawariqul ‘adah’ berarti itu merupakan anugrah Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Sebaliknya apabila yang mendapatkannya bukan dari kalangan ahli tauhid, seperti halnya orang-orang yang suka melakukan perbuatan syirik, misalnya memohon berkah melalui kuburan orang-orang yang dikeramatkan, mengadakan acara ‘haul’ (merayakan hari ulang tahun kematian) dan lainnya, maka yang diperolehnya adalah ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa) yang berasal dari Syaithan.
Begitu juga apabila yang memperoleh adalah yang suka melakukan perbuatan bid’ah, misalnya membaca dzikir-dzikir yang tidak disyari’atkan. Seperti dengan membatasi jumlah-jumlah, bentuk-bentuk, suara-suara, atau cara-cara tertentu yang tidak ada contohnya dalam syari’at. Atau orang yang suka berbuat maksiat. Misalnya tidak menjaga batas-batas pergaulan antara pria dan wanita, tidak memelihara jenggot, meminum yang memabukkan, memakan harta riba, merokok, tidak menutup aurat dan lain-lain. Apabila demikian keadaan orangnya, maka ‘khawariqul ‘adah yang diperoleh adalah berasal dari Syaithan.
Yang Kedua adalah melalui sebab diperolehnya ‘khawariqul ‘adah’. Khawariqul ‘adah yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala hanya bisa diperoleh dengan ketaatan, keimanan dan ketakwaan. Selain itu Islam tidak mengajarkan seorang muslim untuk beribadah untuk tujuan mendapatkan ‘khawariqul ‘adah’ (kemampuan luar biasa).
Justru itulah yang membedakan antara yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan yang berasal dari Syaithan. Yaitu bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang berasal dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidak bisa dipelajari apalagi dibakukan menjadi semacam ‘ilmu kedigdayaan’, sedangkan yang berasal dari Syaithan bisa dipelajari dan bisa dibakukan menjadi suatu ilmu. Sekalipun secara zhahir dilakukan dengan membaca ayat atau dzikir. Sebagaimana difirmankan Alloh Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: “Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara suami dan istrinya” (QS: Al-Baqarah: 102)
Ayat ini menunjukkan, bahwa ‘khawariqul ‘adah’ yang dapat dipelajari adalah sihir (berasal dari Syaithan), sedangkan yang berasal dari anugrah Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidaklah dapat dipelajari sebagaimana sihir.
Pada dasarnya setiap manusia bahkan seluruh makhluk hidup, memiliki yang namanya Tenaga Inti / Tenaga Dalam / Energi Haq. Akan tetapi tidak semua orang tahu akan keberadaan Tenaga Dalam pada dirinya. Tenaga ini akan muncul manakala seseorang dalam keadaan kritis, puncak kelelahan fisik, terjepit / kepepet, atau menghadapi keadaan yang mengancam dirinya, saat itu keinginan untuk mempertahankan hidup membuatnya dapat melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan pada saat normal.
Sebagai contoh ketika seseorang diambang kritis, misal sedang dikejar anjing galak, rabies lagi. Seketika itu ia bisa berlari cepat melebihi kecepatan larinya pada kondisi biasa, orang Jawa menyebutnya kancilen, bahkan orang tersebut bisa melompat keseberang sungai yang dilihat dari lebarnya terasa tidak mungkin bisa dilompati pada saat normal. Ini adalah suatu contoh penggunaan tenaga cadangannya yang disebut Tenaga Dalam tadi.
Atas dasar hal itulah maka Tenaga ini disebut juga Tenaga Cadangan. Yaitu tenaga yang tidak biasa atau jarang digunakan dan akan muncul secara tiba-tiba tanpa dikendalikan. Karena tenaga ini belum diketahui secara pasti apalagi diukur batas maksimalnya maka tenaga ini disebut juga Tenaga Ghoib. Tenaga ini muncul dari dalam diri setiap makhluk hidup yang bersifat supranatural maka disebut juga Tenaga Dalam. Dan tenaga ini terdapat disetiap diri makhluk hidup baik manusia, hewan ataupun tumbuhan sebagai fitrah dari karunia Tuhan maka tenaga ini disebut juga Energi Haq. Energi Kebenaran; energi yang diberikan dari Tuhan Yang Maha Haq (benar).
Mesti dalam setiap diri makhluk hidup khususnya manusia terdapat tenaga tersebut, tapi tidak semua orang bisa memanfaatkan Tenaga Dalamnya secara optimal. Hal ini adakalanya disebabkan oleh ketidaktahuannya akan keberadaan Tenaga Dalam didalam dirinya, atau juga karena Tenaga Dalamnya itu belum bangkit / dibangkitkan. Karena memang untuk dapat mendayagunakan tenaga tersebut dibutuhkan cara-cara khusus dan belum bisa dimanfaatkan kalau belum dibangkitkan. Ia laksana seekor naga yang sedang mengeram didalam diri setiap manusia. Tidak bergerak jika tidak disentuh.
Ada banyak cara untuk membangunkan dan membangkitkan Tenaga Dalam. Ada yang menggunakan sistem pernafasan irama (olah nafas), ada yang dengan gerakan-gerakan terarah yang digabungkan dengan pernafasan. Ada pula yang menggunakan metode riyadhoh (tirakat) dengan mengamalkan puasa, bertapa / meditasi, pembacaan Asma-Asma tertentu / dzikir / mantera / aji-aji. Apa pun cara yang dipergunakan adalah baik, tergantung kepada kemampuan dan ketekunan orang yang mempelajarinya.

Ilmu Tenaga Dalam Pernafasan
Yang dimaksud dengan Ilmu Tenaga Dalam Pernafasan adalah suatu ilmu yang dipelajari untuk membangkitkan dan mendayagunakan Tenaga Dalam melalui metode olah pernafasan. Di negara kita ini, Indonesia banyak sekali panji-panji Perguruan Beladiri Tenaga Dalam yang mengajarkan teknik-teknik olah nafas.
Pernafasan dan kekuatan seperti dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Dimana ada pernafasan disitu terdapat kekuatan. Sebab tanpa adanya pernafasan maka tidak ada kekuatan. Seperti halnya makhluk yang telah mati (meninggal dunia) – tidak bernafas maka tidak punya tenaga / kekuatan sedikitpun.
Udara adalah materi penting dalam pernafasan. Udara sendiri merupakan salah satu bentuk energi yang ada dialam semesta ini disamping tanah, air, matahari / api dll. Sehingga dapat diartikan makhluk hidup menghirup udara sama saja dengan memasukan energi kedalam tubuhnya. Didalam tubuh, energi udara ini akan digunakan untuk memompa jantung guna mendapatkan energi / kekuatan / tenaga dengan bentuk lain yang sesuai dan dibutuhkan oleh organ tubuh. Tenaga / energi dalam bentuk lain itu misalnya energi gerak dan panas. Yaitu dengan memompa jantung untuk menggerakan organ tubuh dan menghasilkan panas tubuh.
Tanpa adanya tenaga, maka panas tubuh semakin lama akan semakin dingin dan darah menjadi beku. Dan aktivitas lainnya pun terhenti dengan serentak begitu tidak ada aktivitas pernafasan. Kinerja organ-organ vital dalam tubuh terganggu dan akhirnya tidak bekerja dan matilah makhluk tersebut.
Meski kematian merupakan hal yang Ghoib (berhubungan dengan dicabutnya Ruh) tapi tetap kematian itu berjalan sesuai kodrat yang dapat dijelaskan secara ilmiah seperti diatas. Yang tidak terjelaskan hanya mengenai Ruh saja sebagai perlambang kehidupan, karena ini merupakan masalah Rahasia Ketuhanan.
Begitu besarnya peran pernafasan dalam kehidupan makhluk hidup. Maka para ahli berusaha meneliti lebih jauh manfaat pernafasan ini. Dan kini telah ada hasilnya bahwa dengan mengolah nafas melalui teknik-teknik tertentu didapat manfaat yang lain. Baik untuk dunia kanuragan maupun kesehatan.
Rahasia dari energi Tenaga Dalam adalah olah pernafasan. Dengan teknik olah nafas seperti tahan nafas, lepas nafas pelan / keras melalui hidung / mulut, pernafasan segitiga (tarik nafas–tahan nafas–lepas nafas), pernafasan segiempat (tarik nafas–tahan nafas–lepas nafas–tahan nafas) dan teknik pernafasan lainnya, respon yang diberikan tubuh ternyata sangat besar.
Bukti mudah, coba saja anda tahan nafas cukup 1 atau 2 menit, pasti jantung semakin lama bergerak cepat, begitu pula ailran darah dan begitu lepas nafas membuat nafas tersenggal-senggal tak jarang kepala menjadi pusing. Ini merupakan bentuk respon tubuh (fisik) kalau anda “bermain-main” dengan nafas.
Selain dengan teknik olah pernafasan, ada juga teknik yang menyertainya dengan gerakan-gerakan khusus (gerak jurus). Karena secara anatomi, dalam tubuh manusia terdapat titik-titik energi. Maka dengan gerak tubuh disertai olah nafas diharapkan titik-titik energi tersebut dapat aktif.
Pada nantinya, aktifnya titik-titik energi dalam tubuh dapat diwujudkan dalam kekuatan fisik misalnya kaki semakin kuat (kuda-kuda), atau tangan semakin kuat hingga dapat mematahkan baja dan balok es, atau kinerja jantung semakin baik / optimal. Itu semua tergantung mana titik–titik energi yang diaktifkan melalui olah gerak jurus dan olah nafas tadi.
Biasanya latihan olah gerak ini cukup berat untuk dilakukan. Paling tidak, akan membuat pelakunya bercucuran keringat. Suatu hasil dari peningkatan panas tubuh yang disebabkan olah nafas dan olah gerak yang telah dilakukan. Disamping bertujuan mengaktifkan titik energi, olah gerak ini bertujuan mencari kelelahan fisik. Karena sesungguhnya dipuncak kelelahan lahirlah kekuatan terdahsyat manusia yang disebut Tenaga Dalam. Tenaga ini disalurkan keseluruh tubuh melalui Daya ilusi dan olah seni pernafasan.
Dalam hal ini jangan disamakan lelah fisik dalam mempelajari ilmu Tenaga Dalam dengan lelah fisik tukang batu atau kernet bis kota, misalnya. Mereka memang mengalami kelelahan, namun bukan kelelahan yang menyegarkan. Kelelahan dengan beban berat dibelakangnya. Kelelahan yang dicari dalam olah gerak Tenaga Dalam adalah kelelahan tanpa beban. Kelelahan yang menyegarkan karena diikuti suplai udara (oksigen) yang baik.
Selain peran nafas dan gerak jurus diperlukan juga aktifitas otak (pikiran). Yaitu dalam bentuk pemusatan pikiran yang disebut sebagai konsentrasi. Dalam hal ini konsentrasi tidak dapat dipisahkan. Konsentrasi pada gerak fisik (jurus) atau gerak nafas atau kedua-duanya. Dalam olah gerak nafas menyaluran energi udara yang dihirup disalurkan masuk sampai kedalam sel-sel darah merah melalui kekuatan pikiran.
Sebenarnya didalam jaringan tubuh manusia terdapat semacam aliran energi listrik yang sifatnya supranatural. Energi listrik ini ada karena terjadi pemompaan oksigen kedalam darah diseluruh jaringan tubuh. Persinggungan antara energi listrik ini akan menimbulkan suatu percikan bunga-bunga cahaya.
Dalam Perguruan Merpati Putih yang pernah saya ikuti, proses membangkitkan tenaga inti terdapat jurus “getaran listrik”. Pengumpulan energi dengan menggerakan badan membungkuk lalu tegak keatas sambil meluruskan tangan dan menyedot nafas lalu membungkuk lagi, tangan diputar dan disilangkan didepan dada sambil tahan nafas. Getaran listrik ini dikhususkan pada titik energi tangan, kepala, punggung (kekebalan). Dalam hal ini daya listrik sudah diterapkan jadi tenaga inti atau Tenaga Dalam. Ini hanya sekedar contoh, betapa dasyatnya unsur listrik dalam tubuh manusia.
Diperlukan upaya kontinyu untuk membangkitkan jaringan listrik tubuh. Bunga-bunga cahaya yang dihasilkan dari olah pernafasan akan terkonsentrasi sebagai energi. Sebentuk energi yang bisa dikendalikan sesuai keinginan pemiliknya.
Selain didayagunakan dibidang kanuragan dalam tingkatan yang lebih tinggi, energi tersebut dapat didayagunakan pemiliknya untuk bidang kewaskitaan seperti mempunyai kemampuan membaca tulisan dengan mata tertutup, menerawang tempat yang jauh bahkan berbeda alam. Ada juga yang mendayagunakan energi ini untuk keperluan kemanusiaan seperti untuk penyembuhan (metode prana), senam kesehatan (tai chi) dsb. Ternyata, hasil dari olah fisik (nafas dan gerak) saja, mempunyai manfaat yang begitu besar.

Kunci Ilmu Tenaga Dalam Ghaib Si Pitung

Tenaga Dalam Ghaib ini dahulu dimiliki oleh tokoh pendekar legendaris yakni Si Pitung yang beraksi dengan gagah berani melawan penjajahan Kompeni di wilayah betawi.Keilmuan ini diajarkan pada murid/santri oleh PSTD Benteng Iman pimpinan Gus Hanif. Terima kasih saya ucapkan kepada sdri Apriliyah yang telah menyumbangkan artikel ini,yang kebetulan sekali guru sdri juga salah satu pengasuh di Indo Ghaib ini.Semoga keilmuan yang sdri pelajari dapat bermanfaat dunia wal akhirat.
Ilmu ini sangat ampuh untuk menghadapi lawan yang sudah dikuasai amarah. sebab semakin dia berusaha ingin mencelakai sipemilik ilmu maka orangnya akan semakin terpental jauh. bahkan apabila sipemilki ilmu tidak berbelas kasih maka dengan mudahnya si penyerang dicelakai melalui jarak jauh.
Menggunakan ilmu ini cocok sekali apabila sedang diserang lawan lebih dari satu, sebab tubuh sipemilik ilmu tidak memiliki kelemahan dari sudut manapun. Pernah suatu waktu di suatu tempat di pelabuhan ada seseorang yang memiliki keilmuan ini sedang diserang beberapa orang, anehnya para penyerang dengan mudah dilumpuhkan hingga tidak bergerak bahkan salah seorang penyerang yang nekat menyerang dengan anehnya terpental sejauh enam meter. Akhirnya para penyerang pingsan di tempat dan teman-temannya lari tunggang langgang. Pengalaman di atas adalah satu satu kesaksian dari sekian orang yang telah mengamalkan ilmu tenaga dalam ghaib Si Pitung yang akan kami ijazahkan pada posting kali ini. Adapun ilmu tenaga dalam ghaib Si Pitung salah satunya sebagai berikut:

"Bismillah,As-aluka bi qudrotika wa biquwatika an tumidani fii jami'i quwaaya wa jawaa rihidh dhahirati wal bathinati bi tatarosnabillah.
Banteng rubuh gajah luluh pawang yang sentuh,benteng tubuh perlindungan menyeluruh kupentalkan musuh". 7x

(Mengambil nafas dengan daya cipta lalu simpankan ke cakra pusar sebelum dihembuskan)
ketika melakukan hisapan seolah menghirup cahaya putih yang kemilau.
Bacalah keilmuan diatas setiap usai solat subuh dan usai solat maghrib. kalau mau tau kekuatan yang telah merasuk ketubuh maka bacalah ilmu diatas dan hembuskan ke balon yang telah tersedia, baca amalan 3 kali. selanjutnya cobalah menyentuhnya dengan sebelumnya berkonsentrasi bahwa benda yang sudah anda hembus itu adalah musuh besar anda. maka ketika anda mendekati akan anda rasakan dorongan halus,semakin anda berusaha untuk menyentuhnya maka anda akan merasakan dorongan angin, bahkan semakin anda bernafsu ingin menguasainya maka akan anda rasakan seperti tembok yang mendorong anda.Keilmuan ini dikalangan kejawen menyebutnya dengan aji lembu sekilan.
Dalam melakukan latihan tadi harus jangan ragu ragu. Setelah selesai baca doa maka ucapkan : “Barang siapa menyentuhku tanpa menyebut asma' allah maka haram bila tubuhku tersentuh dengan kuasa dan kehendakNya maka terpental-lah” untuk latihan bisa diubah menjadi:
Dengan kuasa dan kehendakNya sengaja kuambil kekuatan tenaga gaib yang menempel di benda…(sebutkan nama benda/contoh:balon)…lalu hisaplahlah nafas simpan dipusar,ingat jika anda sudah mahir anda bisa menghisap tenaga lawan bahkan benda bertuahpun kekuatan khodamnya bisa anda hisap,ini dengan tujuan untuk kebaikan agar orang/pemilik benda bertuah tidaklah takabur dengan apa yang ia miliki,karena pada hakekatnya semua ini ada atas kuasa dan kehendak Allah. Keilmuan yang di ijazahkan ini adalah tahap pertama,ada 3 tingkatan keilmuan tenaga dalam ghaib Si Pitung untuk penguasaan tingkat dua dan tiga silhkan hubungi Indo Mantra Manpengijazah tenaga dalam ghaib Si Pitung ini.Semoga ilmu ini bermanfaat,bagi yang menginginkan pengijazahan silahkan emailkan data diri lengkap anda(nama lengkap,tgl lahir,nama kedua ortu,alamat) ke indoghaib@gmail.com

Kajian Ilmu Ghaib


MISTERI DUNIA SUPRANATURAL
Ketertarikan seseorang akan sesuatu yang berbau supranatural (ghaib) biasanya dikarenakan ghaib merupakan sesuatu yang menakjubkan, misterius, bikin penasaran, bisa melakukan ini-itu dengan mudah dan lain sebagainya. Sehingga banyak orang yang ingin mengetahui apa itu ghaib hingga mempelajari cara untuk mendayagunakan tenaga ghaib tersebut. Apapun tujuan anda mempelajarinya, kami tidak akan mencampurinya.
Semoga saja mempunyai niat yang mulia. Amiin.
Nah, cara untuk mempelajari sesuatu yang ghaib tersebut diistilahkan sebagai Ngelmu. Jadi istilah ngelmu dan ilmu berbeda. Istilah Ilmu digunakan untuk menjelaskan pengetahuan yang bersifat rasional, diterima akal seperti ilmu-ilmu yang dipelajari bangku sekolah. Sedangkan istilah Nglemu dipakai untuk menjelaskan pengetahuan supranatural dan keghaiban. Dengan kata lain mendalami ngelmu akan syarat dengan nuansa ghaib.
Berdasarkan pengalaman, yang bisa melihat dan menikmati daya kekuatan ghaib itu hanya orang-orang yang mengheningkan cipta (tapa). Menekan hawa nafsu dengan sarana olah batin, bertapa, meditasi, tafakur, olah napas, mengucap mantera, doa, wirid, lelaku, sesirih, puasa dll. Seperti halnya para pendekar, orang sakti dan paranormal bahkan nabi dan rasul. Hanya cara lelaku mereka berbeda-beda.
Dunia supranatural keghaiban tidak bisa ditelusuri hanya dengan bekal membaca atau sekedar mengetahui, namun harus dijalani atau dipraktekan. Orang Jawa mengistilahkan: “Ngelmu iku kelakon kanthi laku“. Artinya keajaiban ilmu supranatural itu dapat terlaksana dengan didasari lelaku (tirakat).
Karena cara mempelajarinya berbeda dengan mempelajari ilmu rasional, tidak berdasarkan kekuatan otot dan otak (olah nalar) namun menggunakan rasa (olah rasa). Maka dunia supranatural sulit ditemukan kebenaran yang sejati. Segalanya masih terselubung misteri. Bersifat ghaib.

Dan akan semakin misterius lagi dengan ulah segolongan orang (paranormal) yang sengaja mengelola isu-isu dan memperalat tahayul-tahayul dan mitos, agar dunia supranatural tetap dalam kondisi misterius dan seolah mengandung keajaiban-keajaiban. Sehingga terkesan anggapan hanya dengan ilmu-ilmu ghaiblah, hanya dukun atau paranormallah, akhir dari segala solusi problematika kehidupan. Semakin banyak orang yang percaya dengan pernak-pernik Rata Tengahmitos dan tahayul itu, berarti semakin leluasa mereka membius para kliennya. Akhirnya semakin banyak keuntungan materi yang mereka dapat.

Sudah menjadi kewajiban bagi orang yang sudah mengerti untuk membimbing orang yang belum mengerti. Bukan malah ditutup-tutupi, direkayasa dan akhirnya dunia supranatural dikomersilkan, jadi komoditas dagang. Membuat dunia supranatural menjadi semakin gelap dan misterius saja.

Maka dari itu, semoga tulisan kami dalam blog ini bisa memperkaya pemahaman anda tentang supranatural dan sebagai bahan acuan untuk membongkar misteri dunia supranatural.

Rahasia Tenaga Metafisika


Manfaat Tenaga Metafisika Bagi KehidupanDalam era modern ini banyak diantara manusia mulai mencermati dan
akhirnya mendalami seni olah nafas Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisika
(ilmu ghaib). Hanya saja, tidalk sedikit yang tidak bisa membedakan
keduanya. Ditambah lagi ketika menpelajarinya tersesat menuju
kemusyrikan karena disadari atau tidak, kekuatan ilmu yang didapatnya
ternyata dibantu oleh bangsa jin.

Padahal Tenaga Dalam (TD) itu sebenarnya tenaga yang murni terdapat
dalam diri manusia sendiri, sedangkan Tenaga Metafisika (TM) yang
murni berada diluar tubuh manusia disebut Aura.

Masalah yang muncul setidaknya ada dua hal :
Pertama : teknik menpelajarinya, dan
Kedua : sesuai syariat Islam atau tidak.

Dalam tulisan ini diupayakan untuk mempersatukan persepsi terhadap
makna maupun manfaat dari kedua pengertian energi tersebut. Sehingga
dengan demikian kerancuan yang terjadi dapat terhindarkan untuk
kemudian dengan sadar, yang berkepentingan akan melangkah dengan lebih
mantap dalam memanfaatkan energi tersebut untuk pembinaan dan
perkembangan Sumber Daya Manusia.

Manfaat yang signifikan dan tujuan yang diharapkan, dapat dipakai
untuk membantu :

*Meningkatkan kualitas pemberdayaan ilmu dan mental ummat manusia
dalam menyongsong Era Globalisasi, dan
*Memperkenalkan terobosan baru dalam upaya Pengobatan Alternatif.


Karunia Ilmu yang dilimpahkan-Nya kepada manusia, sebagai makluh yang
dilebihkan dengan kelebihan yang sempurna dari makluh lainnya, (QS.
17:70), tidak terlepas kaitannya dengan konsep manusia dalam islam
yaitu khalifah paripurna yang mengendalikan wujud sifat negatif dan
mendayagunakan wujud sifat positif dengan seluruh pontensi manusia
untuk kemashalatan ummat manusia.

Energi adalah suatu kekuatan atau tenaga gerakan aktif yang terus
menerus terjadi dalam ilmu fisika adalah kekuatan yang dinyatakan oleh
persamaan matematis ½ MC2, dimana C adalah kecepatan cahaya (300.000
Km/sec) dan M adalah massa benda tersebut.

Energi yang menyebabkan terjadinya ruang dan waktu, namun ruang dan
waktu itu sendiri tidak pernah ada bagi Maha Pencipta Energi (QS. 57
Al Hadid: 3 Dialah yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhakir dan Yang
Bathin dan Dia Maha mengetahui.

Teori The Big Bang atau teori Demtunan Dahsyat adalah teori yang masih
dianut oleh para fisikawan sampai dengan saat ini. Namun dalam Al
Quran Allah Azza Wa Jalla telah berfirman dalam surat al Anbiya (21),
ayat 23: .... bahwa langit dan bumi itu dahulu sesuatu yang padu,
kemudian kami pisahkan keduanya....., dan dalam surat al Araf ayat 54:
.... Allah menciptakan alam dalam enam massa....

Pada dasarnya, Allah SWT menciptakan energi ini, diakomodasikan ke
dalam suatu sistem tatanan besar yang terbagi menjadi dua sub sistem,
masing masing sebagai berikut:

*terakomodasi di dalam sub sistem ruang jadad raya alam semesta
atau makrokosmos, termasuk benda-benda angkasa dan
*terakomodasi di dalam sub sistem, segenap makluh penghuni bumi ini.


Adapun dengan disempurnakan Makluh Manusia diatas makluh makluh lain
Ciptaan-Nya (QS al Israa: 70 “dilebihkan dengan kelebihan yang
sempurna dari makluh lainnya....), adalah sebagai pelecut, agar
ditelaah lebih mendalam maknanya.

Ternyata diantaranya, diberikan kemanpuan dalam merekayasa Tenaha
Metafisik (TM), yang berada dan bersumber dari energi gelombang
elektromagnetik yang menyelubungi tubuh dan diperkuat alam semesta di
diluar tubuh manusia. Akan bermanfaat bagi kemaslahatan sesama ummat
manusia, dan hubungan harmonisasi dengan alam sekitar, sesuai dengan
tugasnya sebagai khalifah dimuka bumi.

Tenaga Metafisika adalah gelombang energi yang menyelubungin tubuh
yang dinamakan AURA. Energi ini dapat diperkuat melalui penyerapan
energi dari alam semesta. Pada diri kita, Tenaga Metafisika (AURA) ini
berada pada sekujur tubuh, menyelubungi dan menyelimuti kontur tubuh.
Pada umunnya aura ini kehadirannya tidak kita sadari. Pancaran aura,
terekspresikan sebagai pendaran cahaya dengan berbagai variasi lapisan
berwarna, sesuai dengan tinggi rendahnya frekwensi dan panjang
gelombang yang dipancarkan. Peningkatkan intensitas aura pada tubuh
kita sangat dimungkinkan. Dengan meningkatkan kemanpuan rekatasa dalam
olah gerak dan olah nafas agar terbuka kesiapan dalam menerima
interaksi dengan energi alam.

Aura ini adalah pancaran energi yang nyata-nyata telah
dianugerahkan-Nya kepada kita bermanfaat sebagai tirai selubung tubuh
terhadap gangguan energi negatif dari luar sistem tubuh kita. Namun
ketebalan aura ini sangat relatif, bergantung pada upaya kita sendiri
dan atas kehendak-Nya.

Keberadaan energi ini bisa divisualkan dengan kamera kirlian atau
camera 2000. yaitu jenis kamera yang dapat mendeteksi sekaligus
menggambarkan lingkaran energi yang menyelubungi manusia. Setiap
makhluk yang bernyawa pasti memiliki energi metafisika ini. Aura pada
manusia adalah semacam energi yang menyelubungi sebagai pelindung
tubuh yang ada sejak lahir. Sebenarnya setiap makhluk hidup yang
memiliki cairan dalam tubuhnya pasti memiliki aura ini. Hal itu
terjadi karena adanya proses yang rumit dalam tubuh makhluk itu. Pada
manusia proses oksida-reduksi, gesekan cairan dengan dinding pembuluh,
pelepasan energi makanan, dan banyak lagi proses lainnya menjadikan
manusia memiliki aura ini. Itulah sebabnya kalau ada kerusakan fungsi
tubuh maka akan terlihat pada aura.

Energi aura terdiri dari ion-ion positif dan negatif sehingga dapat
dimodifikasi dengan kekuatan tanpa batas, dengan catatan energi yang
dimiliki orang tersebut besar sekali, dan itu bisa dilatih. Energi ini
mempunyai jenis dan ras tersendiri dan mempunyai sifat hukum
tersendiri. Kegunaannya sangat banyak sekali, tanpa batas. Asal kita
mau memperkuatnya dengan jalan menyerapnya dari alam semesta. Dengan
kekuatan metafisik ini, kita dapat melakukan; pertahanan diri, lari
cepat, melawan dan menghancurkan jin, pengobatan, terawangan, pukulan
jarak jauh dan ribuan kegunaan lainnya.

Tenaga Metafisika (AURA) yang memiliki gelombang elektromagnetik itu,
dapat dimodifikasi tanpa batas, bagi yang manpu mengembangkannya
karena rajin berlatih, untuk menyerap tenaga metafisika dari alam
semesta, berinteraksi dengan energi makrokosmos.

Adapun manfaat tenaga metafisika yang dapat diperkuat dengan menyerap
energi alam dikelompokan didalam meningkatkan:

1.Kondisi dan kemanpuan fisik:

Daya tahan tubuh, melipatgandakan tenaga, menambah ketajaman panca
indera, membangkitkaan indera ke enam, ilmu meringankan tubuh.

2.Kondisi mental:

Mempertebal percaya diri, memperkuat memori otak, dapat merangsang
daya kerja otak agar bisa menampung memori lebih cepat dan tahan lama.

3.Fungsi hubungan social:

Dapat meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh terhadap serangan
penyakit dan membantu pengobatan.

4.Ilmu pengetahuan dan teknologi:

Membuka cakrawala kejadian tentang energi yang telah diketahui sebagai
formulasi dari persamaan E = mC2, dimana C adalah kecepatan cahaya
teori relativis Einstein sebagai penemuan dari Teori Fisika modern
yang sampai saat ini terus dikembangkan melalui teori Fisika Quamtum
yang tidak bisa dipisahkan dari fenomena Quantum Electrodynamics
(QED), yaitu terdapat interaksi cahaya dan materi (foton) dengan
ketepatan yang luar biasa.

Fenomena ini terus dikembangkan oleh para fisikawan quamtum yang
kemudian pada tahun 1982 dengan percobaan Alain Aspect di Paris
menemukan fenomena sebagai berikut:

1.Energi tidak hilang oleh jarak.
2.Bisa terhadi seketika (lebih cepat dari kecepatan cahaya)
3.Bisa menghubungkanb lokasi lokasi tanpa melintasi ruang.


Kerbehasilan dari aplikasi praktis tenaga dalam yang bisa dimanfaatkan
secara optimal dalam kehidupan sehari hari, memunculkan berbagai macam
manfaat yang bisa kita dapatkan, misalnya:

1.Media Pengobatan Penyakit..

Kesehatan seseorang bisa dilihat dari tebal-tipis Aura yang disebabkan
ketidakseimbangan metabolisme tubuh. Seseorang yang diperkuat Aura
dengan menyerap energi alam atau dibantu terapis sangat membantu
metabolisme tubuh lebih baik. Seseorang yang memiliki Aura yang kuat
manpu menrubah frekwensi gelombang elektromagnetiknya untukk progam
pengobatan: regenerasi sel, peningkat antibody, penyeimbang
metabolisme tubuh, penyeimbang kimia tubuh dan sebagainya.

2.Media Perlindungan Diri Dari Serangan Fisik..

Aura yang kuat bisa diprogam sebagai selubung pertahanan diri (shield)
yang menahan serangan fisik dan non fisik, atau bisa dipergunakan
untuk pukulan jarak jauh yang mementalkan lawan. Semua itu dengann
syarat lawan dalam kondisi emosi karena cara kerjanya menpengaruhi
aura lawan yang sedang karena ion-ion yang ada ditubuh orang tersebut
tidak stabil sehingga menyebabkan overload parsial adalah
ketidakseimbangan ion positif dan negatif tubuh seseorang akibatnya
apabila kita tembakan ion negatif lain yang lebih besar maka akan
terjadi tumbukan ion, akibatnya orang itu terpental.
3.Media Perlindungan Diri Dari Serangan Non fisik.

Aura yang kuat bisa untuk melawan bangsa jin bahkan menbunuhnya dengan
menciptakan selft combustion dalam tubuh jin. Kita bisa menfokuskan
aura membentuk gelombang elektromagnetik untuk mengatasi gangguan
energi negatif di beberapa tempat yang disebabkan berbagai hal, mulai
dari gangguan jin atau bahkan dikondisikan oleh orang lain, agar
orang-orang yang berada di sekitar tempat tersebut menjadi tidak betah
atau bahkan menjadi sakit. gelombang ini bahkan bisa menetralkan
tempat yang dikenal seram dalam radius puluhan kilometer persegi, atau
meliputi satu kota.

4.Media Peningkatan Kepekaan Dan Pengendalian Diri.

Aura yang diperkuat akan menjadi pembangkit dan trigger bagi Extra
Sensory Persepsion dalam diri sendiri. Salah satunya mensupport fungsi
lain kelenjar pituitary dalam menangkap signal signal yang tidak bisa
ditangkap panca indera. Signal signal ini menjadi input dan output
otak yang berupa feeling, visual dan audio.kemanpuan ini yang dikenal
masyarakat dengan istilah; terawangan atau mata bathin, atau dalam
bahasa sunda disebut ilmu ngimpleng. Ilmu ini sangat berguna untuk
menlihat bangsa jin. mengetahui kejadian dari jarak jauh, juga bisa
dipergunakan untuk mencari barang hilang

5.Media Pengendalian Cuaca.

Mekanika quantum, yaitu suatu loncatan besar dari suatu tingkatan ke
satu tingkatan lain yang lebih tinggi, bisa dilakukan oleh manusia.
Baik yang berkaitan dengan tubuhnya maupun yang berkaitan dengan alam,
diantaranya dengan cuaca.Tenaga Metafisika atau biasa disebut aura
terdiri dari ion positif dan negatif juga -- yang saat ini sudah bisa
difoto melalui Aura Camera 3000. energi ini apabila difokuskan ke
awan, misalnya, maka akan berpengaruh pada ion-ion yang menyusun awan
tersebut.
Mekanika quantum akan terjadi dengan lebih baik apabila terjadi dalam
unsur yang tidak berbentuk fisik, dalam hal ini awan yang terdiri dari
molekul Hidrogen, Oksigen dan ion-ion positif serta negatif, merupakan
media yang bisa diamati jika terjadi pemfokusan ataupun netralisir
(penghilangan) awan yang dilakukan oleh energi manusia. Hal inilah
yang menjadi dasar kenapa manusia bisa mengendalikan cuaca.
6.Media Pengendalian Massa.

Otak manusia mengeluarkan gelombang tertentu yang bisa mempengaruhi
orang lain, misalnya ia memanggil atau menasehati orang lain. Hal ini
bisa terjadi secara langsung (face to face) ataupun melalui alat bantu
lainnya, seperti telephone, internet ataupun televisi. Contoh
sederhana adalah apabila seorang anak mengalami kecelakaan, biasanya
seorang ibu mempunyai firasat tertentu, baik itu berupa kecemasan
terhadap anaknya, spontan memanggil nama anaknya, menjatuhkan benda
yang dipegangnya, dll.
Berdasarkan hal ini, sebetulnya manusia bisa berhubungan dan
mempengaruhi manusia lain ataupun sekelompok orang yang berada di satu
tempat dengan memanfaatkan gelombang energi otaknya tersebut, hanya
tentu saja untuk mempengaruhi banyak orang diperlukan penguatan energi
gelombang otak melalui metode tertentu yang disebarkan melalui
pemantulan pada ionosphere. Hal ini yang dilakukan oleh aura yang kuat
dalam mensupport gelombang energi otak untuk menpengaruhi otak orang
lain, semakin kuat konsentrasi dan aura meningkatkan kualitas dan
kuintitas orang yang bisa dipengaruhinya.(Yoddy)

Ajian Waringin Sungsang


Mereplay kehidupan Tanah Jawa masa silam, kita akan tahu bahwa di dalam sejarahnya, di Jawa yang tidak pernah sepi dari konflik baik berupa intrik terbuka maupun peperangan, memaksa setiap wong Jowo untuk mempersiapkan diri dari bahaya baik dari dalam maupun dari luar.Bisa dikatakan Sejarah Jawa adalah sejarah perjuangan manusia untuk bisa hidup damai, tentram dan bahagia namun juga harus bersiap menghadapi segala tantangan. Sikap nrimo dan pasrah itu perlu, namun yang juga perlu adalah bahwa manusia Jawa adalah manusia yang siap untuk struggle for survive (bertahan hidup) di tengah berkecamuknya kepentingan yang berbeda-beda. Itu sebabnya, di Jawa memiliki ilmu-ilmu kesaktian hampir bisa dipastikan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari hidup seseorang. Ajian Waringin Sungsang ini merupakan salah satu “puncak ilmu” kejadukan/ kanoman/ kanuragan yang dimiliki oleh para pendekar digdaya tempo dulu.

Ajian Waringin Sungsang memiliki efek yang sangat mematikan.Siapa yang diserang ajian ini akan terserap energi kesaktiannya dan mengalami lumpuh hingga akhirnya roboh tidak berdaya. Dan dengan memiliki ajian ini muncul energi pertahanan kekuatan tubuh yang sangat hebat. Maka, para pendekar yang memiliki Ajian Waringin Sungsang ini bisa dipastikan akan disegani kawan sesama pendekar maupun musuh.

Ajian Waringin Sungsang diciptakan oleh Sunan Kalijaga. Dia juga menciptakan banyak ilmu kedigdayaan lain seperti aji lembu sekilan dan lainnya. Kenapa Sunan Kalijaga menciptakan ilmu kedigdayaan yang begitu banyak?

Salah satu alasan logisnya yaitu pada masa itu banyak kejahatan dari golongan pendekar yang beraliran ilmu hitam dan banyaknya ahli sihir yang mempraktekkan ilmu-ilmu sihir yang menggunakan kekuatan buruk. Mereka berkuasa dan ditakuti oleh masyarakat awam.

Untuk menaklukkan kalangan pendekar berilmu hitam dan meyakinkan kepada masyarakat umum bahwa sumber kekuatan ilmu kanuragan tetap dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Ini terlihat dari rapal-rapal ilmu kedigdayaan ciptaan Sunan Kalijaga selalu bernuansa religius dan menyertakan “nama” Tuhan.

Ajian Waringin Sungsang memiliki falsafah yang mendalam. Waringin Sungsang berarti pohon beringin yang terbalik dimana akarnya berada di atas, seperti pohon kalpataru. Pohon waringin sungsang ini bermakna sumber kehidupan segala yang ada, sumber kebahagiaan, keagungan, serta sumber asal mula kejadian. Maka pohon ini juga disebut pohon purwaning dumadi atau pohon sangkan paran.

Di dalam waringin sungsang, juga terdapat ular yang melilit pohon tersebut. Ini melambangkan jasmani dan rohani yang telah menyatu dalam perilaku. Maka, seorang pendekar pemilik ilmu waringin sungsang ini adalah orang yang sudah manunggal atau menyatu kehendak lahir dan kehendak batinnya. Ilmu ini hanya dimiliki oleh para pendekar sepuh atau ‘tua’ sehingga tidak digunakan sembarangan karena efeknya yang melumpuhkan.

Pohon berasal dari kayu atau kayon, berasal dari bahasa Arab ‘khayyu’ yang artinya hidup. Dalam ilmu kalam ‘khayyu’ hanya merupakan sifat sejatinya Tuhan. Di dalam Al Quran dinyatakan; “Allahu la illaha illa huwal hayyu qayyum” yang artinya Tidak ada Tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluknya. (QS, 2, 255).

Karena begitu tingginya falsafah yang terkandung dalam ajian Waringin Sungsang ini, maka hanya kepada para pendekar yang sudah “menyelesaikan” urusan diri sendirilah ilmu ajian ini boleh diwariskan.

Ajian Waringin Sungsang dirapalkan sebagai berikut:

Sun amatek ajiku Waringin Sungsang
wayahipun tumuruna, ngaubi awak mami, tur tinuting bala, pinacak suji kembar, pipitu jajar maripit, asri yen siyang, angker kalane wengi.
Duk samana akempal kumpuling rasa, netraku dadi dingin, netra ningsun emas, puputihe mutyara, ireng-ireng wesi manik, ceploking netra, waliker uda ratih.
Idep ingsun kekencang bang ruruwitan, alisku sarpa mandi, kiwa tengen pisan, cupakku surya kembar, kedepku pan kilat tatit, kang munggeng sirah, wesi kekenten adi.
Rambut kawat sinomku pamor anglayap, batuk sela cendani, kupingku salaka, pilingan ingsun gangsa, irungku wesi duaji, pasu kulewang, pipiku wesi kuning.
Watu item lungguhe ing janggut ingwang, untuku rajeg wesi, lidah wesi abang, aran wesi mangangkang, iduku tawa sakalir, lambeku iya, sela matangkep kalih.
Guluku-ningsun paron wesi galigiran, jaja wesi sadacin, pundak wesi akas, walikat wesi ambal, salangku wesi walulin, bauku denda, sikutku pukul wesi.
Asta criga epek-epek ingsun cakra, cakar wok jempol kalih, panuduh trisula, panunggulku musala, mamanisku supit wesi, jentikku iya, ingaran pasopati.
Bebokongku sela ageng kumalasa, akawet wesi gilig, ebol-ingsun karah, luput denda kang tinja, balubukan entut mami, uyuhku wedang, dakarku purasani.
Jembut kawat gantungaku wesi mentah, walakang wesi gapit, pupu kalataka, sungsum ingsun gagala, ototku gungane wesi, ing dalamkan, ingaran kaos wesi.
Sampun pepak sarira-ningsun sadaya, samya pangawak wesi, pan ratuning braja, manjing aneng sarira, tan ana braja ndatengi, dadya wiyana, ayu sarira mami.
Ana kidung sun-angidung bale anyar, tanpa galar asepi, ninis samun samar, patining wuluh kembang, siwur burut tanpa kancing, kayu trisula, gagarannya calimprit.
Sumur bandung sisirah talaga mancar, tibeng jaja ajail, dinding endas parah, ulur-ulur liweran, tatambang jaringing maling, dadal dadnya, gagulung ing gagapit.
Naga raja pangawasan manik kembang, kembang gubel abaji, tajem neng kandutan, udune sarwi nungsang, kurangsangan angutipil, angajak-ajak.”
Demikian sedikit sejarah mengenai ajian dahsyat unggulan para pendekar Jawa masa silam ini. Tidak salah kita belajar berbagai ilmu kesaktian dengan harapan agar kita semakin bijaksana bahwa samudra ilmu Tuhan begitu luasnya. Sementara ilmu manusia hanya memiliki sedikit ilmu seperti setitik debu saja. Namun, setitik debu ilmu itu pun bila dimanfatkan secara optimal dengan tujuan luhur akan mendatangkan berkah. Berbagai ilmu ajian warisan para leluhur ini pun bisa mendatangkan manfaat yang sangat besar. Misalnya, untuk menghadapi kejahatan yang kini semakin banyak terjadi,atau menghadapi bahaya musuh yang mengancam wilayah negara kita.Bila ingin memiliki keilmuan serperti diatas secara instant yang sudah dikemas dalam bentuk piranti spiritual khusus mengandung daya tuah SERAT KANURAGAN, silahkan klik aja:AJIMAT MANTRA

Kidung Kanjeng Sunan Kalijaga




Pengobatan menggunakan kekuatan batin sudah demikian banyak dikenal di nusantara ini sejak lama. Berbagai teknik dan metode sudah dikenal di era kerajaan-kerajaan Sriwijaya,Majapahit,Demak.

Pada zaman modern sekarang ini, kita mengenal juga banyak pengobatan alternatif modern, ditambah menggunakan ramuan herbal dan lain-lain. Ini jelas merupakan kekayaan budaya spiritual yang harus dilestarikan dan dikembangkan.Teknik dan metodenya yang beragam membantu masyarakat untuk memilih pengobatan alternatif yang sesuai dengan keinginannya.

Salah satu metode pengobatan kuno dengan pengerahan daya batin adalah sebagaimana yang diajarkan oleh Sunan Kalijaga perlu kita kembangkan dan lestarikan.Menurut Mas Han inti dari semua itu adalah metode menyampaikan doa pada Tuhan Yang Maha Kuasa dengan keyakinan penuh bahwa doanya akan diijabahi oleh-Nya dengan diiringi sikap pasrah total dan ikhlas.

Doa yang diajarkan Sunan Kalijaga itu berbahasa Jawa dikenal sebagai Kidung rumeksa ing wengi. Doa yang disampaikan dengan bahasa Jawa,akan lebih meresap ke dalam hati sanubari masyarakat sehingga diharapkan sang pendoanya memahami makna dan tujuan doa tersebut.

Sebelum doa disampaikan, maka didahului oleh amalan PUASA MUTIH selama tiga atau tujuh hari. Puasa mutih yaitu puasa seperti biasa kita melaksanakan puasa Ramadhan.Namun pada saat berbuka, kita hanya memakan nasi dan air putih saja.

Tujuan puasa mutih ini adalah agar tubuh,pikiran,rasa pangrasa kita semakin manunggal untuk menggerakkan daya batin sehingga mampu untuk menggerakkan cinta kasih-Nya dan memberi ijabah pada doa yang akan disampaikan.

Setelah puasa mutih tiga atau tujuh hari dilaksanakan maka pemohon membaca doa sebagaimana berikut ini:

Ana kidung rumeksa ing wengi

Teguh hayu luputa ing lara

Luputa bilahi kabeh

Jim setan datan purun

Paneluh tan ana wani

Wiwah panggawe ala

Gunanung wong luput

Geni atemahan tirta

Maling adoh tan ana ngarah ing mami

Guna duduk pan sirna

Sakehing lara pan samya bali

Sakeh ngama pan sami miruda

Welas asih pandulune

Sakehing braja luput

Kadi kapuk tibaning wesi

Sakehing wisa tawa

Sato galak tutut

Kayu aeng lemah sangar

Songing landhak guwaning

Wong lemah miring

Myang pakiponing merak

Pangupakaning warak sakalir

Nadyan arca myang seraga asat

Temahan rahayu kabeh

Apan sarira ayu

Ingideran kang widadari

Rineksa malaekat

Lan sagung pra rasul

Pinayungan ing Hyang Suksma

Ati Adam utekku

Baginda Esis Pangucapku

ya Musa Napasku

Nabi Isa linuwih

Nabi Yakub pamiyarsaningwang

Dawud suwaraku mangke

Nabi Ibrahim nyawaku

Nabi Sleman kasekten mami

Nabi Yusup rupeng wang

Edris ing rambutku

Baginda Ngali kuliting wang

Abubakar getih daging

Ngumar singgih

Balung baginda Ngusman

Sumsumingsun Patimah linuwih

Siti Aminah bayuning angga

Ayup ing ususku mangke

Nabi Nuh ing jejantung

Nabi Yunus ing otot mami

Netraku ya Muhammad

Pamuluku Rasul Pinayungan Adam Kawa

Sampun pepak sakathahe para nabi

Dadya sarira tunggal

Inilah pengobatan alternatif untuk segala penyakit bahkan untuk tolak balak segala macam gangguan ghaib. Pengobatan ala Sunan Kalijaga ini tidak bertentangan dengan akidah Tauhid bahkan bila diresapi dengan penghayatan yang mendalam,akan menambah iman kita pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kita yakin penyembuh semua penyakit adalah Dia sehingga kita sampaikan doa setulus-tulusnya padaNya agar mengijabahi permohonan kita.Bagi yang ingin menguasai teknik keilmuan ini lebih lanjut dan penerapan metodenya dalam pengobatan alternatif,silahkan hubungi email:indoghaib@gmail.com

Animated Pictures Myspace CommentsAnimated Pictures Myspace Comments