Kunci Rahasia Meraga Sukma

Ternyata sejak jaman dahulu nenek moyang kita, khususnya orang jawa sangat gemar mempelajari dunia ilmu ghaib. Baik yang bersifat rahasia maupun yang terang-terangan. Mereka belajar ilmu ghaib dengan tujuan yang berbeda satu yang lain. Ada yang bertujuan agar sakti, kebal senjata, kebal api, kebal racun, dan ada yang pula bertujuan bisa mengobati orang sakit dan lain sebagainya. Untuk itu Indo Ghaib hadir di tengah-tengah anda yang haus dengan ilmu-ilmu spiritual & supranatural menampilkan Kunci Ilmu Ghaib buat anda!!!namun dalam mempelajari agar anda tidak ada kendala metafisik silahkan minta ijazah pada Dewan Guru kami,jangan Otodidak kecuali anda praktisi paranormal yang sudah memamami Dunia Ilmu Ghaib.
Khususnya mengenai Ilmu Meraga Sukma atau Ilmu Pelepasan itu juga termasuk ilmu ghaib,disebut ghaib karena tidak kasat mata alias dilihat dengan panca indra tubuh kasar, seakan-akan tidak masuk akal.Meraga Sukma adalah cara pelepasan sukma , dimana sukma keluar dari tubuhnya ( dari raganya ), sementara nyawanya masih berada didalam tubuhnya, bila nyawa ikut keluar, berarti ia mati beneran...!!!Tunggu dulu...Banyak orang, melalui berbagai referensi, menganggap nyawa sama dengan jiwa. Bahkan dipahami secara rancu dengan menyamakannya dengan roh atau sukma. Nyawa, jiwa, roh, sukma, diartikan sama. Tetapi manakala kita menyaksikan peristiwa meraga sukma, perjalanan astral, lantas timbul tanda tanya besar. Bukankah saat terjadi peristiwa kematian, sukma seseorang keluar dari jasadnya ?! Kenapa orang yang meraga sukma tidak mengalami kematian ?! Sejak lama saya bertanya-tanya dalam hati saya sendiri. Apa gerangan yang terjadi dan bagimana duduk persoalannya. Bagaimanakah sebenarnya rumus-rumus tuhan yang berlaku di dalamnya ?
Butuh waktu puluhan tahun hingga saya menemukan jawaban logis, paling tidak nalar saya bisa menerimanya. Nyawa ibarat “lem perekat” yang menghubungkan antara sukma dengan raga manusia. Pada peristiwa kematian seseorang, nyawa sebagai lem perekat tidak lagi berfungsi alias lenyap. Jika lem perekatnya sudah tak berfungsi lagi maka lepaslah sukma dari jasad. Lain halnya dengan meraga sukma, lem perekat masih berfungsi dengan baik, sehingga kemanapun sukma berkelana, jasadnya yang ditinggalkan tidak akan mati. Hanya saja lem perekat bernama nyawa ini sistem bekerjanya berbeda dengan lem perekat pada umunya yang benar-benar menyambung merekatkan antara dua benda padat. Nyawa merekatkan antara jasad dan sukma secara fleksibel, bagaikan dua peralatan yang dihubungkan oleh teknologi nir kabel. Namun demikian nyawa tentu saja jauh lebih canggih ketimbang teknologi bluetooth yang bisa menghubungkan dua peralatan dalam jarak dekat maupun jauh. Dalam khasanah spiritual Jawa, para leluhur di zaman dulu menemukan adanya keterkaitan masing-masing unsur gaib dan wadag manusia. Raga supaya hidup harus dihidupkan oleh sukma, sukma diikat oleh rasa. Ikatan rasa akan pudar dan lama-kelamaan akan habis apabila rasa tidak kuat lagi menahan penderitaan dan trauma yang dialami oleh raga. Bila seseorang tak kuat lagi menahan rasa sakit, kesadaran jasadnya akan hilang atau mengalami pingsan, dan bahkan kesadaran jasadnya akan sirna samasekali alias mengalami kematian. Di sini peristiwa kematian adalah padamnya “alat nirkabel” atau semacam “bluetooth” bikinan tuhan sehingga terputuslah hubungan antara jasad dan sukma. Lain halnya dengan aksi meraga sukma, sejauh manapun sukma berkelana ia tetap terhubung dengan raga melalui “teknologi” bluetooth bikinan tuhan bernama nyawa.
MERAGA SUKMA :SEBUAH PERJALANAN SPIRITUAL Dalam menjalankan Meraga Sukma "Dalam keadaan hening,tubuh terasa sangat ringan,indah dan sejuk dan hangat.mata saya tertutup namun saya mampu melihat seluruh keadaan di sekeliling ruangan…semua benda yang saya lihat mengeluarkan cahaya termasuk tubuh saya sendiri"
Ini pengalaman dalam mempraktekkan teknik Meraga Sukma.Diri manusia ini sebenarnya terhijab,terhijab dari segala sesuatu yang bersifat spiritual.hijab tersebut ada yang memang sudah menjadi ketentuan Allah seperti hijabnya dunia dengan akhirat,namun ada juga hijab yang manusia buat sendiri seperti hijabnya alam pikiran manusia.

Bagaimana alam pikiran manusia bisa menjadi hijab (tabir penutup)? Jawabanya sangat sederhana yaitu karena manusia selalu berpikir dengan panca indera dan segala sesuatu yang dilihat dengan panca indera menjadi sah dan ilmiah.segala sesuatu yang diluar panca indera disebut dengan mistik,takhayul dan non ilmiah.manusia merasa bahwa sesuatu yang bisa dilihat dengan panca indera maka bisa dilihat sebagai realita dan di terima akal pikiran

Apakah pendapat diatas salah?tidak sepenuhnya...jika kita hanya ingin mengalami perjalanan badani maka cara berpikir diatas tidaklah salah.tapi akan banyak misteri misteri kedahsyatan semesta yang tak mungkin bisa kita selesaikan dengan metode ilmiah.salah satu contohnya adalah tentang tongkat nabi musa.akan banyak orang berpikir bagaimana mungkin ada tongkat yang bisa membelah samudra?bagaimana mungkin sebuah tongkat bisa manampilkan kekuatan yang luar biasa.tentu jika nabi musa hidup dijaman ini ia akan banyak di undang untuk memberikan ceramah di universitas universitas dan tongkatnya akan dijadikan bahan penelitian yang pasti tidak akan pernah berakhir …
Kita tidak salah berpikir secara ilmiah dan rasional.masalahnya adalah sebagai manusia kita juga diberikan keinginan untuk melakukan perjalanan spiritual.ada kerinduan dalam diri kita untuk juga mengalami pengalaman spiritual menjelajah dimensi ruang dan waktu dan ternyata di situlah tempat tinggal kebahagiaan.

Alat untuk melakukan perjalanan spiritual tersebut adalah ilmu meraga sukma.ilmu ini adalah termasuk ilmu yang langka.dengan meraga sukma anda bisa melihat rumah anda saat bepergian,mendatangi sanak dan famili secara batin,mengelilingi tempat tempat indah di dunia dan bertemu dengan para guru batin yang shalih.

Segala sesuatu yang terlihat dalam alam badani pada hakekatnya adalah sebuah ilusi sedangkan yang terlihat dalam alam spiritual adalah alam realita.jika anda belum punya mobil anda ingin punya mobil maka ada ilusi dalam pikiran anda bahwa setelah anda punya mobil anda akan bahagia.sebelum anda punya rumah ada ilusi dalam pikiran anda bahwa setelah anda punya rumah nanti anda akan bahagia………tapi kenyataannya setelah anda punya rumah dan mobil ternyata anda tidak bahagia,anda lalu diberikan ilusi ilusi yang lain yang menyiksa anda jika perjalanan hidup anda hanya sekedar perjalanan badani.

Hasil lain akan anda dapati jika anda melakukan perjalanan spiritual.didalam dunia spiritual disitulah bersemayam kebahagiaan hakiki dan jauh dari ilusi yang memperbudak manusia.ada keteduhan ada kedamaian dan ada warna keabadian.

Pada saat anda meraga sukma anda tidak akan merasakan keinginan untuk makan dan minum.selera makan anda akan hilang walaupun anda seorang pemakan berat sekalipun.

kegalauan dan kegundahan hati anda akan hilang saat sudah berada dalam alam spiritual sebab kegundahan hanya ada dalam dunia badani.dalam enikmatan tersebut maka anda akan merasa sangat kagum akan kebesaran Allah Subhanahu wa taala yang memimpin semua makhluk dijagad raya ini

Pernahkah anda bercita cita untuk bisa jalan jalan keseluruh tempat indah didunia?anda bisa dalam sekejap berada di bunaken melihat keindahan taman laut kemudian sekejap berada di pantai sanur bali kemudian sekejap berada di China menyaksikan tembok besar atau mungkin anda ingin melihat keindahan gunung himalaya,atau anda ingin berkunjung ke tempat tempat yang paling indah diujung bumi sekalipun yang belum dijamah oleh manusia…anda tidak perlu pesawat terbang ,yang anda butuhkan hanyalah bilik kamar anda yang berfungsi sebagai bandara dan tubuh halus anda akan meluncur dan terbang laksana pesawat yang siap mengantar anda menjelajah dunia dengan alat berupa sebuah ilmu yang bernama Meraga Sukma…

Apa yang akan anda rasakan jika anda berada dilangit langit kamar dan melihat tubuh anda sendiri berbaring ditempat tidur?anda akan terkejut dan takut…tapi itulah memang pengalaman yang banyak di alami oleh para murid yang sedang belajar meraga sukma untuk pertama kali...

Badan halus anda akan keluar dari tubuh anda dan anda berenang diudara seperti para astronot yang berjalan dipermukaan bulan.anda bisa terbang melebihi kecepatan mobil balap sekalipun,membelah udara dan melaju bersama angin…

Untuk mampu melakukan meraga sukma anda mebutuhkan beberapa langkah dan bekal bekal berikut ini:

1.kekuatan benteng badan

Tubuh fisik anda harus dijaga dengan benteng baik dengan doa maupun asma asma khusus.jangan pernah coba coba melakukan meraga sukma tanpa benteng badan yang cukup sebab biar bagaimanapun tubuh fisik anda harus dijaga selama badan halus anda meninggalkan badan.bagi anda yang sudah pernah belajar ilmu Khodimul Ghaib/Rijalul Ghaib anda beruntung karena dalam ilmu tersebut sudah termasuk kunci benteng badan untuk meraga sukma

2.kepasrahan dan keberanian

Anda harus mampu melewati tahapan tahapan krusial saat akan melakukan meraga sukma.anda akan mengalami perasaan takut ketika tubuh halus anda melakukan perjalanan astral.apalagi jika anda berniat untuk melakukan perjalanan badan yang jauh seperti ke luar negeri dan sebagainya,maka dalam perjalanan anda ,anda akan bertemu dengan banyak orang yang meraga sukma,makhluk makhluk ghaib dan sebagainya.inilah yang membutuhkan mental anda sebab tidak semua makhluk berwujud seperti yang anda inginkan .

3.jika bertemu dengan Guru batin

Anda beruntung jika dalam meraga sukma anda bertemu dengan para guru batin yang shalih.mereka akan mengajari ilmu ilmu yang rahasia dan tidak pernah anda pikirkan sebelumnya.lewat mereka kita bisa belajar bagaimana menjalani kehidupan secara baik dan terbebasi godaan godaan.

Jika anda beruntung anda akan diberi benda kenang kenangan seperti cincin ,tasbih dan sebagainya yang tahu tahu sudah berada di tempat tidur anda ketika bangun

4.Mengatur frekwensi Meraga sukma

Waktu yang tepat untuk melakukan meraga sukma adalah malam hari,karena justru saat malam anda akan lebih terang ketika tubuh batin anda pergi keluar untuk berjalan jalan.frekwensi meraga sukma tidak boleh terlalu sering .biasanya 2 atau 3 hari sekali sudah cukup baik bagi perkembangan ilmu anda sehingga anda akan memiliki aura spiritual yang luar biasa

Jika anda sangat ingin menguasai ilmu yang luar biasa ini,saya sarankan milikilah "MUSTIKA WAFAK MERAGA SUKMA" sebagai piranti spiritual dan seringlah membaca ayat ayat(..rhs..) yang mampu membuat lathoif-lathoif dalam tubuh anda bersinar,jika lathoif dalam tubuh anda sudah mulai bersinar maka ruh anda akan menjadi lebih ringan dan mata hati anda akan lebih tajam.

Apakah Meraga Sukma hanya mampu dilakukan oleh orang berbakat? tidak..siapapun anda dan bagaimanapun keadaan spiritual ini anda memiliki kesempatan untuk mengalami perjalanan batin yang luar biasa ini,tentu dengan syarat anda harus rajin berlatih!!!dan perlunya adanya piranti/bekal dalam latihan serta adanya pembimbing spiritual yang bisa menuntun anda dalam mempelajari keilmuan/jangan Otodidak...Beresiko!!! Banyak orang di luaran sana belajar ngawur tanpa guru tanpa pembimbing,akibatnya stress!!! merasa dirinya Sekti Mandraguna bahkan suka pamer alias takabur!!! merasa diri punya ratusan bahkan ribuan puja mantra,tapi sayang sekali... hanya sekedar koleksibiar dianggap ampuh!!! Dengan orang seperti itu Saya Pribadi merasa Kasihan!!!

RAHASIA MERAGA SUKMA
Banyak orang yang ingin mengusai Ilmu Meraga Sukma. Bagaimanakah rahasia yang sebenarnya? Benarkah Meraga Sukma hanya bisa dilakukan dengan metode tirakat atau dengan meminta bantuan jin…?
Anda mungkin pernah mendengar cerita seseorang berilmu tinggi, yang mampu mengunjungi familinya hanya dengan berkonsentrasi. Atau, Anda mungkin pernah menonton film yang berkisah tentang seorang pendekar yang bertarung dari jarak jauh dengan “tubuh halus”-nya dengan pendekar yang menjadi lawannya. Hal semacam itu merupakan ciri dari seorang yang memiliki Ilmu Meraga Sukma, yang memang dapat dipergunakan untuk melepas sukmanya tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Ilmu Meraga Sukma, atau banyak juga orang mengiistilahkanya sebagai Proyeksi Astral, Lepas Sukma, Pangaracutan, Proyeksi Mental, Out of Body Experience, bahkan Astral Projection, adalah suatu proses pelepasan sukma dari raga untuk melakukan perjalanan yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Proses ini bila sempurna maka semua rasa panca indera pelakunya dibawa keluar, sehingga sukmanya mampu mendengar, merasakan, melihat dan meraba lingkungan sekitarnya dengan sukma itu sendiri secara nyata.
Apakah meraga sukma diperbolehkan dalam syariat Islam? Marilah kita baca firman Allah SWT ini, “Seluruh jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya, melainkan dengan kekuatan.” (QS. Ar Rahman:33).
Penjelasannya bahwa Allah Azza Wa Jalla telah memberikan suatu fasilitas dalam tubuh manusia untuk melakukan perjalanan ke penjuru langit dan bumi secara fisik (teknologi: ilmu pengetahuan) dan non fisik (energi: sukma) jika memang manusia itu memiliki kekuatan atau kemampuan.
Perlu diketahui, proses meraga sukma sesunggunya tidak melepas roh, tetapi hanya memproyeksikan energi pikiran yang disebut sukma. Kalau kita melepas roh bisa menyebabkan kematian. Sebab itu orang yang meraga sukma bisa menarik kembali energi pikiran yang melanglang buana sehingga dapat hidup kembali. Energi pikiran atau sukma ini secara otomatis akan kembali ke raga dalam kondisi tertentu, misalnya saja karena kaget, tertindih energi lain, dan sebagainya.
Sukma atau jiwa adalah kemampuan manusia yang bersifat kasat mata, gaib, atau metafisika. Sedangkan sukma atau jiwa ini sangatlah kompleks yang terdiri dari beberapa sub-sub penyusun.
Salah satu dari sub-sub tersebut adalah kemampuan Bawah Sadar atau orang ada yang menyebutnya ESP (Extra Sensory Perception), atau juga disebut Indera Keenam. Kemampuan Bawah Sadar inipun sebenernya kompleks juga. Hanya yang pasti, kesemuanya ini jelas merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepada setiap manusia, sejak dia lahir dengan sifatnya yang khas.
Sifat khas dari kemampuan Indera Keenam ini adalah kemampuan sensoriknya yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Dengan sifat uniknya ini maka Indera Keenam mampu melakukan aktivitas “antar dimensi” atau Transdimensi.
Juga mungkin difahami secara sederhana, apa yang disebut sukma atau jiwa ini dapat dianalogikan sebagai perangkat lunak (software) pada komputer. Kita tahu bahwa software sendiri terbagi dalam beberapa klasifikasi sesuai kebutuhan penggunanya.
Jika dalam software komputer dikenal yang namanya Operating System sebagai basis kegiatan seluruh aktivitas komputer maka, dalam jiwa atau sukma kita pun ada komponen yang berfungsi sebagai basis kegiatan seluruh aktivitas hidup kita yang dalam bahasa Qur’an disebut sebagai QALBU
Jadi sebenarnya kegiatan melepas sukma bukan membuat tubuh kita menjadi kosong tanpa ada roh yang mengisinya. Mengapa? Karena sebenarnya kita bukan “MELEPASKAN” sukma tapi mendayagunakan kemampuan Extra Sensorik kita untuk melakukan penjelajahan antar dimensi
Proses melepas sukma hanya memanfaatkan kemanpuan otak yang kompleks. Tidak seperti yang diperkirakan orang yang menyangka melepas sukma adalah berupa sinar dan saudara empat lima pancer. Hal ini jauh dari kenyataan yang sesungguhnya.
Otak manusia adalah suatu organ tubuh yang sangat luar biasa dan teramat kompleks. Seperti kita ketahui otak manusia terbagi-bagi menjadi banyak sekali bagian yang masing-masing mengatur suatu fungsi sistem tubuh manusia, seperti ada yang khusus mengatur syaraf sensorik, lalu ada yang mengatur khusus untuk syaraf motorik, dan lain-lain. Dan salah satu fungsi penting di dalam otak, ada suatu bagian otak yang mempunyai tugas sebagai “pengawas”, yaitu mengawasi seluruh kerja tubuh kita sehingga berjalan dengan semestinya. Nah, bagian otak ini terus-menerus bekerja walau kita tertidur pulas. Buktinya adalah walau kita tidur pulas sekali, bagian tubuh seperti jantung terus memompa darah dari dan ke seluruh tubuh, atau paru-paru yang terus menghisap oksigen dan melepas CO2, dan lain-lain. Tanpa bagian otak ini tubuh kita akan tidak dapat berfungsi ketika kita tidur sehingga akibatnya kita bisa mati, karena kegagalan fungsi tubuh.
Salah satu bagian otak yang penting lainnya adalah suatu bagian otak yang bertugas untuk menganalisis setiap pesan sensorik yang diterima tubuh lalu dikirim dalam bentuk neurotransmitter ke otak, seperti dari mata, sehingga kita bisa melihat, dari kulit sehingga kita bisa merasai sakit ketika kita tertusuk duri, dari telinga sehingga kita bisa mendengar, dan lain sebagainya. Bagian otak ini sangat penting bagi manusia karena jika bagian otak ini tidak berfungsi dengan baik maka kita tidak akan bisa melihat, mendengar, merasakan, membaui, dan lain-lain. Walaupun mata, telinga, kulit, dan hidung kita normal tidak ada yang rusak sama sekali, namun jika bagian otak tadi rusak maka tidak akan ada artinya sama sekali.
Jika kita bisa memfungsikan dua bagian otak di atas secara maksimal, maka kita akan bisa melepas sukma. Caranya adalah kita harus bisa membuat kesadaran otak kita tetap terjaga, walau tubuh kita tertidur pulas sekali. Dengan menjaga kesadaran otak yang penuh ketika kita tidur, maka ketika kita tidak lagi merasakan tubuh (tidak bisa menggerakkan/ merasakan tubuh kita sama sekali tapi kita masih sadar sepenuhnya), maka pikiran kita ini bisa “melayang-layang” kemana-mana, pergi ke manapun yang kita mau dengan bebas seakan-akan kita sudah bangun.
Suatu hal penting yang perlu ditegaskan adalah kemampuan melepas sukma ini adalah murni kemampuan memanipulasikan kemampuan otak, bukan roh. Jadi kalau kita mengganggap melepas sukma adalah melepas nyawa atau roh, hal ini jelas sama tidak benar. Buktinya adalah kita masih bisa bebas balik lagi ke tubuh wadag kita, tanpa ada hal-hal yang aneh. Bayangkan, kalau roh tentu kita tidak bisa balik lagi ke tubuh wadagnya, kecuali atas izin Allah SWT dalam kasus yang yang spesifik dan langka sifatnya.
Orang yang ingin melepas sukma harus memiliki energi tubuh yang cukup besar supaya mampu melontarkan sukma ke luar raga, dan dipergunaskan untuk proses perjalanan luar tubuh. Orang itu harus mengetahui teknik melepas sukma untuk dilatih dengan disilpin dan kontinyu.
Seorang teman Misteri pernah mengajarkan sebuah buku petunjuk latihan metoda Chikung yang berisi berbagai teknik latihan indra ke-6 dengan pernafasan murni. Salah satunya metoda melepas sukma dengan metoda rileks, dibarengi pernafasan tertentu untuk melepaskan sukma yang dinamakan Meditasi Levitasi Pikiran. Metoda ini sangat aman dan efektif untuk dilakukan pemula. Berikut caranya:
1. Anda berbaring di lantai dengan nyaman. Tangan diletakkan di samping tubuh dengan jempol dan telunjuk saling bersentuhan. Pejamkan mata dan taruh lidah di langit-langit.
2. Anda lakukan menarik nafas dari hidung dan mengeluarkannya dari mulut dengan aturan nafas:
- Ambil nafas dan keluarkan nafas 50% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan semua.
- Ambil nafas dan keluarkan nafas 90% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan nafas semua.
- Ambil nafas dan keluarkan nafas 1% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan nafas semua.
- Ambil nafas dan keluarkan 100% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan semuannya.
- Ambil nafas dan keluarkan 30% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan semuanya.
- Ambil nafas dan keluarkan 20% lalu ambil nafas dari titik itu dan keluarkan nafas semuanya.
3. Anda bernafaslah alami selama 5 menit dan akhiri dengan meditasi.
4. Anda membuka mata dan niatkan untuk meraga sukma. Setelah itu biarkan tubuh Anda rilaks dan tetap berbaring sambil tidur-tiduran sampai Anda memasuki kondisi sangat relaks atau setengah tidur. Sebab pada saat itu Anda mengalami sensasi seperti berputar atau gerakan energi dari dalam tubuh yang ingin keluar. Apabila tubuh Anda menjadi dua maka Anda tinggal mengendalikan “tubuh halus” alias sukma untuk berjalan-jalan.
Teknik meraga sukma metoda Meditasi Levitasi Pikiran Chi Kung ini sangat aman dan efektif. Anda yang melakukan tahapan latihan dengan benar manpu melepas sukma hanya beberapa kali latihan saja. Apabila Anda ingin mengembalikan “badan halus” alias sukma hanya tinggal meniatkan menarik sukma masuk tubuh dan membuka mata Anda.
Sesungguhnya, apa yang disebut sebagai Ilmu Meraga Sukma hanya memanfaatkan pontesi otak untuk menproyeksikan dan melevitasikan pikiran untuk keluar tubuh. Prosesnya membutuhkan bantuan energi tubuh besar yang bisa dirangsang dengan motada pernafasan tertentu.
Perlu dikatahui, dalam penguasaan melepas sukma ini banyak sekali orang yang memakai metoda tirakat yang biasanya meminta bantuan jin. Metoda bantuan jin ini jelas tidak bisa dipertanggungjawabkan secara syariat Islam karena kita telah berkolaborasi dengan jin yang dilarang Allah untuk berhubungan dengan jin (Baca QS. Al-Jin:9).
Selain itu, metoda tirakat kolaborasi dengan jin jelas sekali memiliki efek-efek negatif secara medis. Sebagai contoh, si jin hanya membantu menproyeksikan dan melevitasikan pikiran keluar tubuh dengan merekayasa sistem syaraf otak kita, sehingga potensial bisa mengganggu sistem syaraf kita jika saja kita tidak kuat dan sungguh-sungguh telah siap.
Metoda teraman dan terefektik adalah dengan memanfaat pontesi tubuh manusia sendiri, yakni hanya dengan meningkatkan kapasitas energi tubuh supaya mampu menlontarkan sukma keluar tubuh, dan melakukan proses perjalanan luar tubuh. Tentunya membutuhkan latihan yang intensif dengan jangka waktu tertentu.
Pada diri manusia ada yang disebut jiwa, ada yang disebut raga dan ada juga disebut nyawa. Ketiganya merupakan satu kesatuan pada diri manusia sehingga dapat hidup di alam ini.
Bagi orang yang mendalami ilmu kebathinan, mempercayai bahwa dalam kondisi tertentu jiwa pada dirinya dapat pergi dan kembali ibarat orang sedang keluar masuk rumah tanpa merusak rumah yang ditinggalkan dan didatangi.
Tentu saja bagi orang yang rajin dan menekuni ilmu kebathinan hal itu bukan suatu yang aneh. Melakukan hal muskil menurut nalar rasional tersebut tentu saja melalui tata cara dan ritual tertentu yang tidak mudah.
Berikut saya nukilkan suatu keilmuan langka yang dapat dijadikan sarana untuk melakukan raga jiwa atau raga sukma menurut dialeg bahasa jawa.
Disini saya mencontohkan salah satu ke ilmuan melepas jiwa menurut ilmu yang pernah diterima dari guru. Dan ilmu ini disebut ilmu meraga sukma:

"Bismillahhirrohmainrrohim
Sholollohu alihi wasallam
Allahumma qulhu Allah
Zat gumilang tanpa sangkan
Liyep cut prucut
sukmaningsun Metu soko rogo
Gampang sarining gampang sak niatku
Slamet soko kersaning Allah
Lailaha ilallah Muhammaddarrosululloh"
Bacalah mantra diatas sebanyak 3 kali ulang
Lalu ucapkan berulang ulang lafaz Asma Allah :
Yaa...Allaaah….(bergema dalam hati)
Catatan:Bagi saudara yang ingin mempelajari ilmu ini sebagai bekal perlindungan diri dan mempermudah penerapan ilmu serta mempercepat penguasaannya silahkan pesan piranti spiritual klik:"MUSTIKA WAFAK MERAGA SUKMA".
BELAJAR KEILMUAN APAPUN perlu ketekunan dan adanya JER BASUKI MOWO BEO!!! Meraih segala sesuatu perlu Adanya Pengorbanan!!! Baik: Tenaga,Pikiran,Waktu,Harta,dsb!!! Jadi tidak ADA istilah GRATIS yang benar-benar GRATIS!!! Apalagi mau Enaknya Sendiri!!! SECARA LOGIKA...tanpa adanya "Jer Basuki Mowo Beo" itu mustahil!!! benar tidak???